Lakukan Pengecekan, Dandim 0710 Pekalongan Berikan Pengarahan ke Anggota Paskibra di Kajen

Komandan Kodim 0710 Pekalongan mengecek latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: suharno
Tribunjateng/ Indra Dwi Purnomo
Dandim 0710 Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto memberikan arahan kepada 27 anggota Paskibra Kabupaten Pekalongan, Kamis (8/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Infanteri Arfan Johan Wihananto mengecek latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (8/8/2019).

Pasukan Paskibra ini sudah terbentuk dan berjumlah 27 orang, sedangkan anggota Paskibra ini diambil dari seluruh SMA/SMK/Ma se Kabupaten Pekalongan dengan seleksi yang cukup ketat.

"Saya mengharapkan dalam pelaksanaan latihan, semua anggota Paskibra harus maksimal, latihan harus sungguh-sungguh untuk keberhasilan tugas nantinya," kata letkol Infanteri Arfan kepada Tribunjateng.com, Kamis, (8/8/2019).

Daftar Nama 68 Anggota Paskibraka dari 34 Provinsi yang Bakal Bertugas di Istana Negara

Menurutnya menjadi anggota paskibra adalah modal yang bagus dan momen yang baik ini laksanakanlah dengan baik.

"Tugas ini suatu kehormatan yang harus dijunjung tinggi dan dikerjakan sebaik-baiknya," jelasnya.

Pihaknya berpesan kepada anggota Paskibra untuk menjaga kesehatan dan fisiknya saat latihan.

"Konsentrasi dalam latihan. Saya mendoakan agar semua anggota Paskibra yang dihadapan saya mulai dari latihan dan pelaksanaan nanti tidak ada hambatan, semua berjalan lancar," tambahnya.

Ayah Meninggal & Ibu Pergi Tak Kembali, Gadis di Boyolali ini Berharap Segera Memiliki Pekerjaan

Sementara itu Suwarno Kabid Kepemudaan Dinporapar Kabupaten Pekalongan mengatakan seleksi anggota Paskibra ini sangat ketat sekali.

Dari ratusan pelajar yang mendaftar hanya 27 orang yang dipilih

"Seleksi dilakukan sejak bulan Maret. Dari 325 pelajar yang mendaftar hanya 27 orang," katanya.

Suwarno menambahkan syarat utama tentunya memiliki kondisi fisik yang prima, sehat, postur yang ideal, gesit, memiliki gerakan baris berbaris yang bagus, tidak kaku atau luwes dan tentu saja berpenampilan menarik.

"Tidak salah apabila seluruh panitia menerapkan persyaratan tersebut karena latihan Paskibra yang dilaksanakan tergolong lumayan menguras fisik serta memerlukan mental yang bagus dalam menghadapi gemblengan dari pelatih berupa pembinaan fisik, latihan baris-berbaris serta waktu latihan yang cukup lama," tambahnya.

Petugas Museum Ranggawarsita Lakukan Konservasi Koleksi Logam untuk Rawat Koleksi Museum

Terpisah Ajit Rejeki Apriliani (16) dari SMAN 1 Kandangserang salah satu anggota Paskibra Kabupaten Pekalongan mengatakan ia sangat senang sekali menjadi anggota Paskibra Kabupaten Pekalongan.

"Senang sekali menjadi anggota Paskibra. Saingan yang mendaftar ratusan orang dan saya terpilih untuk menjadi anggota Paskibra. Ini merupakan suatu kebanggaan," jelasnya.

Ajit menambahkan selama menjadi anggota Paskibra, dirinya harus disiplin dan tanggungjawab.

"Saya berangkat dari rumah jam 06.00 WIB karena rumah saya berasa di gunung. Sampai di Kajen sekitar pukul set 07.30 WIB. Pulang selesai latihan pukul 16.00 WIB. Menjadi anggota Paskibra banyak ilmu yang saya dapatkan baik dari kedisplinan, gotong royong, dan tanggungjawab," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved