Mahasiswi UKSW Terpilih Jadi Duta Genre Jawa Tengah, Ini Cerita Pingkan Berkait Kependudukan

Mahasiswi Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali mengharumkan nama Kota Salatiga di Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Mahasiswi UKSW Terpilih Jadi Duta Genre Jawa Tengah, Ini Cerita Pingkan Berkait Kependudukan
ISTIMEWA
Pingkan Saktiani Pinatis, mahasiswi Fakultas Teologi UKSW Salatiga pemenang Duta Generasi Berencana (Genre) Jawa Tengah 2019. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Mahasiswi Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali mengharumkan nama Kota Salatiga di Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Ia adalah Pingkan Saktiani Pinatis.

Dia berhasil menyabet gelar Juara I Duta Generasi Berencana (Genre) Jawa Tengah 2019 yang berlangsung pada 30 Juli-1 Agustus 2019 di Grand Arkenso Parkview Hotel Semarang.

Duta Genre merupakan lomba yang digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah.

Hasil Studi Lapangan Mahasiswa UKSW Dipamerkan, Terpilih 130 Foto Jelajah Museum

Dua Dosen UKSW Raih Penghargaan, Diberikan Yuliyanto Saat Upacara Hari Jadi Kota Salatiga

Tujuannya untuk pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda seperti mengajarkan remaja untuk menjauhi pernikahan dini, seks pra nikah serta narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Pingkan, begitu ia biasa disapa mengatakan, program Duta Genre juga berfungsi sebagai wadah remaja agar menjadi sosok tangguh dan berkontribusi dalam pembangunan, serta berguna bagi nusa dan bangsa.

“Selama proses seleksi setiap peserta diwajibkan mempresentasikan poster dari berbagai kegiatan yang sebelumnya telah dilakukan di tingkat kota."

"Dan saya memilih fokus mengkampanyekan mengenai dampak pernikahan usia dini,” terang Peraih juara III Salatiga Model Hunt Tahun 2016 tersebut kepada Tribunjateng.com, Kamis (8/8/2019).

Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Terjaring Razia Satpol PP Salatiga

Launching Briva untuk Pembayaran PBB Online, BRI Gandeng Pemkot Salatiga

Berdasarkan data yang diperoleh dari BKKBN, Pingkan melihat lebih dari 20 ribu remaja menikah di usia berkisar 10-14 tahun.

Data tersebut menunjukkan Indonesia menempati peringkat ke tujuh di dunia dan ke dua di Asia untuk angka pernikahan dini tertinggi.

Halaman
123
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved