Pelajar SMK Kepergok Bawa Celurit, Ditangkap Satpol PP Kabupaten Tegal, 10 Anak Mbolos Sekolah

Satpol PP Kabupaten Tegal menjaring 10 pelajar dari beberapa SMK di Kabupaten Tegal yang sedang membolos sekolah, Kamis (8/8/2019) siang.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Pelajar yang ketahuan membolos sekolah ditangkap dan dikumpulkan di Kantor Satpol PP Kabupaten Tegal, Kamis (8/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Satpol PP Kabupaten Tegal menjaring 10 pelajar dari beberapa SMK di Kabupaten Tegal yang sedang membolos sekolah, Kamis (8/8/2019) siang.

Dari 10 pelajar itu, tiga pelajar lainnya diketahui sedang minum-minuman keras (miras) jenis oplosan.

Sedangkan seorang pelajar kedapatan membawa senjata tajam berupa celurit.

Selain itu, petugas Satpol PP Kabupaten Tegal berhasil mengamankan seorang pelajar bertato saat sedang membolos di sebuah rental game playstation di Desa Pagiyanten, Kecamatan Adiwerna.

Saat digelandang ke Kantor Satpol PP, satu di antara siswa tersebut buka suara terkait tingkah lakunya.

Jalan Bagus yang Dibangun TNI di Tegal Jadi Tempat Warga Latih Anak Bersepeda

TMMD Tegal Ditutup, Pangdam IV Diponegoro: Kebersamaan Dilandasi Semangat Gotong Royong

"Ini bukan milik saya. Tapi punya teman saya. Dia titip ke saya," kata AR, pelajar SMK swasta yang membawa celurit saat ditemui di Kantor Satpol PP Kabupaten Tegal, Kamis (8/8/2019).

Siswa kelas 10 SMK itu mengaku, awalnya memang mau berangkat ke sekolah.

Karena kesiangan, akhirnya dia memilih bermain game playstation di Desa Pagiyanten bersama dua orang temannya yang berbeda sekolah.

"Kami minum bertiga. Miras jenis oplosan tutup biru," ucapnya.

Cara Unik Warga Jatimulya Tegal Sambut HUT Kemerdekaan RI, Kantong Plastik Hiasi Jalan Kampung

Malam Perpisahan, Warga dan Satgas TMMD Tegal Bakar-bakar Ikan

Sementara itu, pelajar bertato yang berinisial AD mengaku jika gambar di tubuhnya itu dibuat sejak dirinya masih duduk di bangku kelas 7 SMP.

Tato yang berada di dadanya tertulis namanya sendiri.

Sedangkan tato yang di lengan kirinya, tidak jelas bentuknya karena sudah dihapus dan membekas.

"Orangtua saya tidak tahu kalau tubuh saya ada tatonya. Orangtua saya di Jakarta. Saya tinggal sama nenek," tutur siswa kelas 10 ini.

Bupati Tegal: Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Kebencanaan

Pamit Pulang Membangun Jatimulya, Satgas TMMD Tegal Berikan Cinderamata

Sementara, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Tegal, Dedi Purwanto mengatakan, razia pelajar kali ini berhasil mengamankan 10 siswa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved