Pergerakan Rupiah Besok bakal Dipengaruhi Rilis Defisit Transaksi Berjalan

Rupiah melanjutkan penguatan pada perdagangan, Kamis (8/8/2019). Di pasar spot berada di level Rp 14.213 per dolar AS atau menguat tipis 0,08 persen.

Pergerakan Rupiah Besok bakal Dipengaruhi Rilis Defisit Transaksi Berjalan
KONTAN/Cheppy A Muchlis
ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Rupiah melanjutkan penguatan pada perdagangan, Kamis (8/8/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, di pasar spot berada di level Rp 14.213 per dolar AS atau menguat tipis 0,08 persen.

Hal sama juga terjadi pada kurs referensi JISDOR yang mengalami penguatan 0,31 persen dan berada di Rp 14.231 per dolar AS.  

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan di akhir perdagangan ini mata uang global serentak mengalamai penguatan termasuk rupiah.

Menurutnya, hal itu disebabkan oleh tekanan pada yuan china yang sudah mulai menurun.

“Kita lihat hari ini yuan China kembali menguat, sehingga ini yang menjadi driverutama yang berdampak positif pada penguatan mata uang di Asia,” ujar Josua.

Menurut Josua, yuan yang semakin stabil juga didorong oleh pernyataan bank sentral China.

Berdasarkan pernyataan tersebut, pelemahan yuan bukan salah satu kebijakan yang ditempuh untuk menghadapi pengenaan tariff impor baru dari pemerintahan AS.

Selain itu, Josua juga bilang saat ini isu perang dagang sedang mereda sementara waktu ini.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim.

Halaman
123
Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved