Unik, Widjiyanti Sulap Lumpur Jadi Pewarna Batik

Lumpur sering kali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Banyak orang yang menilai bahwa lumpur merupakan hal yang hanya membua kotor sehingga

Unik, Widjiyanti Sulap Lumpur Jadi Pewarna Batik
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Dalam rangka menyambut Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, anggota Polsek Banyubiru Bripka Rahmad Eko S dan anggota Koramil Banyubiru melaksanakan pelatihan terhadap para siswa yang dipersiapkan sebagai pasukan pengibar bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan, Kamis (08/08/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Lumpur sering kali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang.

Banyak orang yang menilai bahwa lumpur merupakan hal yang hanya membua kotor sehingga tidak ingin berkontak langsung dengan lumpur.

Bahkan lumpur sebagian orang menilai lumpur menjadi benda yang menjijikan.

Namun dimata Widjiyanti, warga Dusun Karangturi, Desa Lanji Patebon, lumpur merupakan benda yang sangat bernilai.

Di rumahnya yang sederhana itu, dirinya menjadikan lumpur menjadi bahan dasar pewarna kain batik yang dirinya buat.

Wanita hanya lulusan sekolah dasar itu mengaku bahwa dirinya saat ini kerap bereksperimen dengan bahan-bahan alami untuk menjadi perwarna batiknya.

Bahan alami yang ia gunakan yakni, daun mangga, daun kersen, kayu secang, kayu tingi, kulit mahoni dan daun jati.

"Awal mulanya saya melihat ayah saya pulang dari sawah, bajunya kotor dengan lumpur, saat lumpurnya mengering membuat bekas degradasi di baju ayah saya, maka saya coba gunakan untuk menjadi pewarna di kain batik yang saya buat," ujarnya.

Pengukuhan Megawati Kembali Jadi Ketua Umum Semakin Menguat di Kongres PDIP 2019

Berdalih Tak Dilayani Istri, Guru Ngaji di Kebumen Ini Malah Nodai Anak Umur 5 Tahun

Wanita yang sudah memulai usaha batik sejak 2011 itu hanya menggunakan lumpur yang menjadi sarang Yuyu (Ketam sungai dan sawah).

Pasalnya lumpur tersebut mempunyai efek warna yang lebih kuat dibandingkan lumpur lainnya.

Halaman
12
Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved