40 Hari Berlalu Polisi Belum Temukan Penabrak Lari di Overpas Manahan Solo, LP3HI Gugat Praperadilan

Ketua Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) Kota Solo, Arif Sahudi menggugat praperadilan Polresta Solo.

40 Hari Berlalu Polisi Belum Temukan Penabrak Lari di Overpas Manahan Solo, LP3HI Gugat Praperadilan
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Ketua Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) Kota Solo, Arif Sahudi di Warung Wahidin Laweyan, Kota Solo, Jumat (9/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Ketua Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) Kota Solo, Arif Sahudi menggugat praperadilan Polresta Solo.

Gugatan itu ditujukan Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, terkait kasus tabrak lari di Overpass Manahan, Senin (1/7/2019) dini hari.

Kasus tersebut hingga kini belum terungkap.

Sudah 40 hari berlalu.

Korban tabrak lari, Retnoning Tri meninggal dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, Senin malam.

Arif Sahudi berujar pihaknya telah melayangkan surat permohonan pemeriksaan praperadilan ke Pengadilan Negeri Kota Solo, Senin (5/8/2019) lalu.

Gugatan praperadilan telah terdaftar dalam nomor 01/Pid.Pra/2019/PN.Skt.

Rencananya, sidang perdana digelar para Senin (12/8/2019) di kantor Pengadilan Negeri setempat.

"Jadwalnya pemanggilan pihak termohon atau pihak Polresta Solo.

Kami maju atas nama keadilan, bukan atas nama siapapun, termasuk keluarga korban," bebernya di Warung Wahidin, wilayah Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (9/8/2019).

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved