Balas Uni Eropa, Indonesia Berencana Terapkan Bea Masuk Untuk Impor Produk Olahan Susu

Indonesia tidak akan tinggal diam atas tekanan Uni Eropa (EU) terhadap komoditas biodiesel.

Balas Uni Eropa, Indonesia Berencana Terapkan Bea Masuk Untuk Impor Produk Olahan Susu
KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA KEMALA
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (12/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Indonesia tidak akan tinggal diam atas tekanan Uni Eropa (EU) terhadap komoditas biodiesel. 

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memaparkan rencana Indonesia yang akan memperlakukan bea masuk tandingan, yaitu sebesar 20 persen hingga 25 persen terhadap impor produk olahan susu dari Eropa.

"Intinya saya memberikan message yang kuat kepada mereka, silakan Anda mengenakan tarif, sejauh parameternya fair."

"Tapi ini tidak fair dan bahkan mereka memulai langkah proteksionisme."

"Kita tidak boleh diam atas ketidakadilan ini," kata Enggar pada Jumat (9/8/2019) di Jakarta.

Selain langkah tersebut, Mendag juga menawarkan alternatif aksi lain, yaitu dengan mencari sumber impor produk susu lain, selain Eropa.

Ia mengaku sudah mengumpulkan beberapa importir susu dan memberikan saran untuk mulai mencari sumber lain.

Negara-negara yang bisa menjadi eksportir susu adalah Australia, New Zealand, Amerika, dan India.

Namun, Enggar memastikan tarif rencana tersebut belum final.

Hal tersebut masih berupa masukan kepada Kemenko untuk dijadikan bahan untuk merumuskan kebijakan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Balas Uni Eropa, Mendag usul tarif impor untuk susu dari Eropa

Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved