Minyak Bikin Indonesia Kekurangan Dolar AS

Indonesia tidak hanya punya masalah defisit neraca dagang, namun juga kekurangan pasokan dolar AS.

Minyak Bikin Indonesia Kekurangan Dolar AS
SHUTTERSTOCK Via Kompas.com
Ilustrasi dolar AS 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan Indonesia tidak hanya punya masalah defisit neraca dagang, namun juga kekurangan pasokan dolar AS.

Padahal hingga 2000, Indonesia justru memiliki stok cadangan dolar AS melimpah.

Namun kini situasinya terbalik.

Mengapa itu terjadi?

"Dulu kita tidak alami (kekurangan dolar AS) hingga tahun 2000," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Sebelum tahun 2000 menurut mantan Gubernur Bank Indonesia itu, Indonesia memiliki cadangan minyak yang besar sehingga mengalami surplus minyak.

Surplus minyak itu membuat pasokan dolar ke Indonesia melimpah karena ekspor minyak yang banyak.

Namun seiring penurunan produksi minyak dan Indonesia mengalamai defisit, pasokan dolar berkurang dan neraca perdagangan Indonesia juga mengalami defisit.

Indonesia justru menjadi pengimpor minyak sehingga harus mengeluarkan banyak dolar untuk membeli minyak dari negara lain.

Di sisi lain, budaya menabung di Indonesia juga masih minim.

Jangankan dolar, menurut Darmin, menabung rupiah di bank saja masih perlu digenjot.

"Masyarakat kita masih banyak kalau ada lebih taruh di lemari atau beli tanah ya kan. Enggak lewat sistem keuangan," kata dia.

Padahal ketersediaan dolar juga menjadi hal penting.

Selain masuk cadangan devisa, dolar juga digunakan untuk transaksi impor. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Indonesia Kekurangan Dollar AS, Kok Bisa?

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved