54 Tanah Masjid Belum Bersertifikat, Wakil Walikota Salatiga Minta Pengurusnya Segera Urus ke BPN

Wakil Walikota Salatiga Muh Haris secara khusus meminta para pengurus masjid di Kota Hati Beriman yang sampai sekarang tanah masjidnya belum memiliki

54 Tanah Masjid Belum Bersertifikat, Wakil Walikota Salatiga Minta Pengurusnya Segera Urus ke BPN
TRIBUNJATENG/Permata Putra Sejati
Ilustrasi masjid 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Wakil Walikota Salatiga Muh Haris secara khusus meminta para pengurus masjid di Kota Hati Beriman yang sampai sekarang tanah masjidnya belum memiliki sertifikat hak milik agar segera membuatkan.

Hal tersebut disampaikan Wawali Salatiga saat memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus Perwakilan Badan Amal dan Wakaf Indonesia Kota Salatiga Jumat (9/8/2019) kemarin.

Menurutnya, meskipun mengelola masjid adalah sebuah pengabdian tetapi harus maksimal termasuk memperhatikan kelengkapan administrasi surat atau sertifikat tanahnya.

Menanggapi hal itu Ketua Dewan Pertimbangan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Salatiga KH Nuruddin mengatakan jajarannya sekarang melakukan inventarisasi seluruh masjid yang ada di Kota Salatiga baik sudah mengantongi sertifikat atau belum.

“Pasca pelantikan pengurus yang baru kemarin kami langsung bergerak mendata ulang, termasuk mengecek jumlah masjid sudah bersertifikat tanah wakafnya dan yang belum atau masih dalam proses,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (10/8/2019)

Menurut Nuruddin, setelah mendapatkan data pasti sesuai temuan di lapangan nanti jumlah masjid yang belum memiliki sertifikat tanah atasnama masjid masing-masing bakal dibuatkan akta ikrar wakaf (IAW) terlebih dahulu.

Setelahnya kata dia, proses administrasi penerbitan sertifikat tanah dilanjutkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Salatiga.

“Kami sudah mengumpulkan para ketua takmir masjid atau nadlir kemarin langsung setelah acara pelantikan.

Kami juga sudah memberikan sosilasasi kepada pengurus masjid yang hadir sekaligus pembinaan,” katanya

Ia menambahkan, untuk tanah wakaf yang statusnya masih gabungan sertifikat hak miliknya kepada ahli waris tetap dikenakan biaya melakukan pemecahan.

Sedangkan, yang sudah tidak bermasalah BWI langsung memprosesnya bersama BPN tanpa dikenakan biaya sepeserpun.

Nuruddin mengimbau masyarakat semua turut mengingatkan pengurus masjid dan sebagai bentuk menjaga asset umat Islam setelah sebagian warga mewakafkan tanahnya agar lekas diamankan dengan membuatkan sertifikat.

Terutama beberapa tanah yang dinilai bermasalah seperti sertifikat lama hilang atau belum dipisahkan dengan tanah untuk wakaf.

Diberitakan sebelumnya BWI Provinsi Jateng menyebut dari 193 masjid di Kota Salatiga sebanyak 54 diantaranya belum memiliki sertifikat atas tanah wakaf yang sekarang telah berdiri sebuah masjid.

Guna menghindari masalah pada masa mendatang sejumlah pengurus masjid yang tanahnya belum memiliki sertifikat karena dahulunya merupakan tanah wakaf diminta mengurusnya demi kemaslahatan bersama dan menguatkan hukum wakaf itu sendiri. (ris)

MotoGP 2019 : Valentino Rossi Ungkap Kelemahan Yamaha di Sirkuit Red Bull Ring Austria

MotoGP 2019 : Penampilan Valentino Rossi Melempem, Yamaha Kecewa

Jasad Tinggal Tulang Dalam Karung di Tegal Diduga Meninggal 3 Bulan lalu, Polisi Periksa 11 Saksi

Waduk Gondang Tutup Saluran Irigasi, Sawah di 6 Desa di Karanganyar Terancam Gagal Panen

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved