Sambut Iduladha, Ponpes Askhabul Kahfi Polaman Mijen Semarang Takbir Keliling Bawa 1001 Obor

Banyak cara dapat dilakukan masyarakat untuk menggemakan takbir pada malam hari raya, termasuk Hari Raya Iduladha (Hari Raya Kurban).

Sambut Iduladha, Ponpes Askhabul Kahfi Polaman Mijen Semarang Takbir Keliling Bawa 1001 Obor
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Ribuan santri Ponpes Ashabul Kahfi Mijen Kota Semarang pawai takbir keliling dengan membawa 1001 obor, Sabtu (10/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Banyak cara dapat dilakukan masyarakat untuk menggemakan takbir pada malam hari raya, termasuk Hari Raya Iduladha (Hari Raya Kurban).

Dari warga yang kumandangkan takbir (takbiran) di musala atau masjid semalam suntuk hingga takbiran dengan turun ke jalan-jalan.

Seperti halnya Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Polaman, Kecamatan Mijen Kota Semarang.

Ponpes 3 kampus ini mempunyai cara seru dalam mengagungkan takbir khusus malam Iduladha.

Sejumlah 2.400-an santri putri maupun putra dari tiga kampus baik yang sedang menempuh pendidikan SMP/MTS hingga MA/SMK bersama-sama gemakan takbir keliling dengan membawa 1001 obor mengelilingi lingkungan sekitar.

SPG di Bali Mengaku Tak Puas di Ranjang, Sang Selingkuhan Marah Lalu Membunuhnya

Adapun rutenya dimulai dari Kampus 3 PP Askhabul Kahfi Polaman menuju Kuncen-Bubakan-balik ke PP Askhabul Kahfi melalui Karang Malang.

Proses arak-arakan maupun pawai obor kali ini merupakan kali kedua takbir keliling yang dimulai selepas salat Isya.

1001 obor ini akan secara bergantian dibawakan santri-santri hingga kembali lagi ke PP Ashabul Kahfi.

Kegiatan pun ditutup dengan penyalaan kembangapi di halaman kampus 3 Ponpes Ashabul Kahfi.

Pengasuh Ponpes Ashabul Kahfi KH Masruchan Bisri menjelaskan, peringatan gema takbir serentak di pondoknya memang sudah menjadi tradisi.

Halaman
123
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved