Setiap Jumat Malam, Depan Balaikota Semarang Ada Mini Konser dan Foodtruck

Mungkin konser musik di depan Balaikota Semarang bisa menjadi satu di antara alternatif tempat hiburan.

Setiap Jumat Malam, Depan Balaikota Semarang Ada Mini Konser dan Foodtruck
TRIBUN JATENG/FAIZAL M AFFAN
Suasana penampilan grup band di acara musik on the street yang berlangsung setiap Jumat malam di depan Balaikota Semarang. Di lokasi yang sama juga terdapat foodtruck dan haircut. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pulang kerja di akhir pekan tapi malas untuk langsung ke rumah?

Mungkin konser musik di depan Balaikota Semarang bisa menjadi satu di antara alternatif tempat hiburan.

Ya, mulai tanggal 8 Agustus 2019, setiap Jumat malam di depan Balaikota akan ada konser musik dari beberapa musisi di Kota Semarang.

Ide konser tersebut digagas oleh Pemkot Semarang untuk membagi tempat keramaian di Kota Semarang setiap akhir pekan.

Sebab selama ini Pemkot melihat pusat keramaian hanya berpusat pada sekitar Kota Lama, Simpang Lima, dan Tugu Muda.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan ingin memanfaatkan ruang terbuka untuk menjadi ruang berkegiatan yang positif.

"Konser musik ini contohnya. Di saat orang-orang sedang menikmati musik, mereka juga bisa menikmati kuliner dari food truck yang tersedia. Sehingga dalam satu kegiatan ada sisi seni dan ekonomi yang bisa digarap," tuturnya, Jumat (9/8/2019) malam.

Konser yang berlangsung di depan Balaikota Semarang tidak hanya menampilkan band-band saja. Melainkan juga ada potong rambut bayar sepantasnya.

"Potong rambutnya juga bisa dimanfaatkan untuk warga Kota Semarang yang datang ke sini. Sembari menikmati konser bisa sekaligus mendapatkan merchandise. Jadi program mingguan ini merupakan CSR perusahaan swasta dengan kami," tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, menjelaskan keinginannya untuk terus mengembangkan potensi seni di Kota Semarang.

"Seniman musik di Kota Semarang ini sebenarnya banyak. Tapi mereka juga perlu wadah untuk mengekspresikan kemampuan mereka. Maka kami coba buat kegiatan ini supaya mereka bisa mengekspresikan diri," terang Iin panggilan akrabnya.

Menurutnya, Kota Semarang memiliki potensi seni yang cukup luar biasa karena bercampurnya budaya sejarah dari tanah arab, tionghoa, dan pribumi Jawa.

"Ini kalau bisa kembangkan secara baik akan menghasilkan seni yang khas dari kota ini. Itu yang sedang terus kami coba melalui kegiatan-kegiatan konser seperti ini," tutupnya.(afn)

Penulis: faisal affan
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved