Video Unik, Widjiyanti Sulap Lumpur Jadi Pewarna Batik

Lumpur sering kali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Banyak orang yang menilai bahwa lumpur merupakan hal yang hanya membua kotor sehingga

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Lumpur sering kali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Banyak orang yang menilai bahwa lumpur merupakan hal yang hanya membua kotor sehingga tidak ingin berkontak langsung dengan lumpur.

Bahkan lumpur sebagian orang menilai lumpur menjadi benda yang menjijikan. Namun dimata Widjiyanti, warga Dusun Karangturi, Desa Lanji Patebon, lumpur merupakan benda yang sangat bernilai.

Di rumahnya yang sederhana itu, dirinya menjadikan lumpur menjadi bahan dasar pewarna kain batik yang dirinya buat. Wanita hanya lulusan sekolah dasar itu mengaku bahwa dirinya saat ini kerap bereksperimen dengan bahan-bahan alami untuk menjadi perwarna batiknya. Bahan alami yang ia gunakan yakni, daun mangga, daun kersen, kayu secang, kayu tingi, kulit mahoni dan daun jati.

Unik, Widjiyanti Sulap Lumpur Jadi Pewarna Batik

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved