Kekeliruan Kelola Daging Kurban Masih Dijumpai di Kota Tegal, Heru: Habis Potong Langsung Bagikan

Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Tegal monitoring proses penyembelihan dan pembagian hewan kurban, Minggu (11/8/2019).

Kekeliruan Kelola Daging Kurban Masih Dijumpai di Kota Tegal, Heru: Habis Potong Langsung Bagikan
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Panitia kurban Masjid Agung Kota Tegal saat sedang memotongi hewan kurban, Minggu (11/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Tegal monitoring proses penyembelihan dan pembagian hewan kurban, Minggu (11/8/2019).

Kabid Peternakan DKPPP Kota Tegal Heru Prasetya mengatakan, secara umum seluruh tempat pemotongan hewan kurban sudah sesuai perintah syariat.

Begitu juga aturan kesehatan yang diterapkan.

Namun, Heru menyayangkan banyaknya pembagian daging kurban terlalu lama atau molor.

"Jeda waktu penyembelihan hewan dan pembagian daging kurban terlalu lama. Mestinya bisa dibagi bertahap. Selesai dipotong kecil- kecil sesegera mungkin daging dibagikan," katanya.

Heru mengatakan, masyarakat seringnya menunggu semua daging dipotong- potong. Setelah itu baru dibagikan secara bersamaan.

Budaya itu salah.

Di Kota Tegal pun masih banyak ditemui.

Menurut Heru, semakin lama dibagikan, kualitas daging kian menurun.

Semakin lama dagingnya tidak terlihat segar.

Ia mencontohkan, jika terkena matahari dan suhu panas, daging akan menghitam.

Belum lagi, dibiarkan lama akan lebih rentan terkena bakteri.

"Di Kota Tegal masih banyak ditemui. Itu menjadi catatan kami. Ke depan, panitia kurban bisa membagikannya secara bertahap. Lebih sehat dan efisien bagi masyarakat yang antre," jelasnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved