Kurangi Limbah Plastik, Warga Semarang Bagikan Daging Kurban Dikemas dalam Besek dan Daun Jati 

Warga Taman Kelud Petompon, Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang distribusikan daging kurban menggunakan besek dan daun jati.

Kurangi Limbah Plastik, Warga Semarang Bagikan Daging Kurban Dikemas dalam Besek dan Daun Jati 
TRIBUNJATENG/LIKEADELIA
Ibu-ibu warga Taman Kelud RT 3 RW 5, Petompon, Gajah Mungkur mengemas daging kurban dengan daun jati dan besek untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, Minggu (11/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, warga Taman Kelud, RT 3 RW 5, Kelurahan Petompon, Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang mendistribusikan daging kurban menggunakan besek dan daun jati.

Daging sapi dan kambing yang sudah dipotong dibungkus menggunakan daun jati terlebih dahulu.

Kemudian daging yang terbungkus daun dimasukkan ke dalam besek bambu yang sudah ditata rapi di samping Mushola Al Ikhlas.

Daun jati ini didapatkan panitia dari pohon jati yang tumbuh di tegalan warga sekitar.

Sedangkan besek bambu didapat dari pedagang di Pasar Bulu.

Hendak Disembelih, Sapi Ini Kabur Lalu Masuk Gorong-Gorong dan Sempat Seruduk Warga

Diduga Mengantuk, Seorang Polisi Tewas Setelah Tabrak Truk Pengangkut Hewan Kurban

"Karena ada edaran dari pak walikota dan pak gubernur yang menganjurkan masyarakat mengurangi plastik maka kita menggunakan besek dilapisi daun jati untuk penyaluran daging khurban. Yang pertama kita cari ke pasar pasar dulu ya sekitar sini juga ada pohon jati jadi kita memanfaatkan apa yang ada untuk mengurangi plastik," ucap Retno, panitia kurban Mushola Al Ikhlas.

Meskipun biaya pembelian besek dan daun jati lebih mahal daripada plastik Retno dan warga sekitar tidak merasa keberatan.

Harga satu biji besek berkisar dari harga Rp 1.800 hingga Rp 3.000, tergantung ukuran.

Sedangkan harga satu bendel plastik ukuran satu kilo berkisar di harga Rp 10.000,. 

"Saya  tidak keberatan, sangat mendukung program pemerintah ini, dari sedikit kita berusaha menyukseskan, untuk menjaga lingkungan kita dan mewarisi bagi anak-anak kita," lanjut Retno.

Halaman
12
Penulis: Like Adelia
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved