Bahayakan Penumpang dan Pengguna Jalan, Satlantas Polres Pekalongan Tilang Odong-odong

Satlantas Polres Pekalongan menahan sejumlah odong-odong atau kereta kelinci yang beroperasi di jalan raya.

Bahayakan Penumpang dan Pengguna Jalan, Satlantas Polres Pekalongan Tilang Odong-odong
ISTIMEWA
Petugas Satlantas Polres Pekalongan menindak odong-odong yang berkeliaran di jalan raya. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Satlantas Polres Pekalongan menahan sejumlah odong-odong atau kereta kelinci yang beroperasi di jalan raya.

Selain, sebagai efek jera kendaraan tersebut tidak sesuai spek angkutan umum.

Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Ari Prayitno mengatakan jauh-jauh hari pihaknya sudah memberikan imbauan agar kereta kelinci atau odong-odong tidak beroperasi di jalan, namun imbauan tersebut tidak di indahkan sehingga petugas harus memberikan tilang dan menahan kereta kelinci yang beroperasi.

"Hal tersebut dilakukan guna memberikan efek jera kepada sopir kereta kelinci yang nekat mengangkut puluhan penumpang dijalan," kata AKP Ari saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin, (12/8/2019).

Ari menjelaskan, larangan kereta kelinci melintas di jalan umum sudah diatur dalam UU RI Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sehingga sesuai dengan peraturan itu, kereta kelinci tetap tidak boleh melintas di jalan raya maupun jalan yang ada di pedesaan.

Apalagi ketika kereta kelinci tersebut dioperasikan untuk mengangkut penumpang di jalanan umum, keberadaannya membahayakan bagi arus lalu lintas.

"Kendaraan ini jauh dari kata aman, namun demikian masih banyak masyarakat yang mengabaikan keselamatannya. Dilihat dari aspek keamanan dan kenyamanan kendaraan tersebut sangat tidak layak, tempat duduk atau sarana pengangkut penumpang hanya dibuat asal-asalan dengan materi seadanya," ungkapnya.

Pihaknya menambahkan hingga saat ini, pihaknya mengaku sudah berhasil menindak sebanyak 8 kereta kelinci.

"Saya mengimbau kepada masyarakat, agar tidak mengubah kendaraan menjadi odong-odong karena selain membahayakan juga bukan angkutan umum," tambahannya. (Dro)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved