Disporapar Jateng Sebut Pengerjaan Kawasan Jatidiri Semarang Capai 50 Persen

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Sinoeng Nugroho mengatakan pengerjaan Kawasan Jatidiri Semarang capai 50 persen.

Disporapar Jateng Sebut Pengerjaan Kawasan Jatidiri Semarang Capai 50 Persen
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Pembangunan Kawasan di sekitar Stadion Jatidiri atau Kawasan Jatidiri Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Sinoeng Nugroho Rachmadi menuturkan pembangungan Stadion Jatidiri Semarang sudah hampir 80 persen.

Pengerjaan Stadion Jatidiri Semarang sudah berlangsung sejak tahun 2016 hingga 2019 ini.

Tidak hanya itu, Sinoeng juga memaparkan tentang progres pembangunan kawasan olahraga di sekitar Stadion Jatidiri atau lebih dikenal Kawasan Jatidiri Semarang.

Menurut Sinoeng, pengerjaan pembangunan Kawasan Jatidiri Semarang sudah mencapai 50 persen.

"Konsentrasi kami memang tidak hanya di Stadion Jatidiri saja, tapi juga Kawasan Jatidiri, karena Kawasan Jatidiri ini juga masih dalam tahap pengerjaan pembangunan. Total ada 12 item pengerjaan di Kawasan Jatidiri Semarang," katanya, Senin (12/8/2019).

Pemkot Semarang Segera Menutup Lokalisasi Sunan Kuning, WPS Buat Rekening Dana Tali Asih

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning, Pemkot Semarang yang Mendirikan dan Kini Akan Menutupnya

Adapun ke-12 item pengerjaan di Kawasan Jatidiri Semarang itu, yakni, venue tennis indoor, venue sepatu roda, gymnastik, tenis lapangan, venue voli pasir, dan bangunan untuk kegiatan olahraga indoor, seperti voli indoor salah satunya.

"Selain pembangunan itu, ada juga pengadaan alat gym, pembangunan gerbang utama dan belakang, termasuk juga pembangunan Stadion Jatidiri, masuk dalam salah satu, dari 12 item pengerjaan Kawasan Jatidiri Semarang," bebernya.

Kawasan Jatidiri sendiri memiliki luas 19 hektare, yang ditujukan untuk kawasan Sport Tourism Destination.

Oleh sebab itu, pihaknya menyampaikan, bahwa untuk pekerja, mesti terus berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Termasuk didalamnya, pembangunan Stadion Jatidiri yang juga dibutuhkan komunikasi secara terus menerus. Bahkan, kami juga akan melakukan secara rutin pengecekan, baik secara detail dan insidental," ujarnya.

PSIS Semarang Tak Terburu-buru Cari Pengganti Jafri Sastra, Yoyok Sukawi: Pelamar Sudah Banyak

Pemkot Semarang Tutup Lokalisasi Sunan Kuning, Bambang Iss: Kota Ini Bakal Kehilangan Sejarahnya

Adapun Kawasan Jatidiri Semarang total memakan biaya 436 miliar, untuk pengerjaan ke-12 item tersebut dan dana tersebut, didapatkan dari APBD Provinsi Jawa Tengah.

"Oleh sebab itu, jika yang lain bilang kok, lama, karena kita bangun Stadion Jatidiri dan semua yang ini, dari dana APBD, kita perlu bangga, meski lama, tapi menggunakan biaya sendiri. Dan kita menggunakan sistem lelang, sehingga hingga saat ini pengerjaan terus dilakukan," katanya. (hei)

Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved