Idul Adha, Bupati Tegal Sumbangkan Sapi Berukuran Besar Ke Masjid Agung

Masjid Agung Kabupaten Tegal yang terletak di Procot, Slawi menerima satu ekor sapi kurban berukuran besar dari Bupati Tegal Umi Azizah.

Idul Adha, Bupati Tegal Sumbangkan Sapi Berukuran Besar Ke Masjid Agung
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Bupati Tegal Umi Azizah menunjukan sapi yang diberikannya kepada Masjid Agung. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Masjid Agung Kabupaten Tegal yang terletak di Procot, Slawi menerima satu ekor sapi kurban berukuran besar dari Bupati Tegal Umi Azizah.

Selain dari Bupati, Masjis Agung ini pun menerima satu ekor sapi kurban dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono.

Adapun pelaksanaan ini dilakukan usai Bupati Tegal memberi ceramah pada Minggi (11/8/2019), tepat setelah salag Idul Adha.

Tak hanya dua ekor, 13 ekor kambing sumbangan dari berbagai OPD di Kabupaten Tegal turut diberikan ke Masjid Agung tersebut.

Umi menyampaikan bahwa terdapat hikmah dan pesan moral yang tertuang dalam Al-Qur'an saat melakukan ibadah kurban, yaitu tentang kepasrahan.

"Pengorbanan sepenuh hati seorang ayah dan anak, atau Ibrahim dan Ismail tersebut menjadi tanda bahwa apapun, apabila panggilan Allah telah datang, maka sebagai makhluk-Nya kita harus ikhlas, ridho dan rela berkurban semata-mata karena Allah," tutur Umi di hadapan para jamaah.

Tetapi dengan kekuasaan dan kasih sayang Allah, lanjut Umi, tiba-tiba Allah menggantikan Ismail dengan seekor kibas atau kambing besar.

Atas peristiwa tersebut, maka Allah memperintahkan umat Islam untuk berkurban saat Idul Adha.

Selain menegaskan keesaan Allah, peristiwa agung ini juga menunjukkan adanya kasih sayang Allah pada umat manusia.

"Bahwa manusia memiliki kedudukan yang sangat mulia di sisi-Nya dan tidak patut untuk dikorbankan," tambahnya.

Menurut Umi, berkurban selain untuk meneladani keesaan Allah dan meneladani sifat Nabi Ibrahim, juga dimaksudkan untuk mempererat tali silahturahim serta solidaritas.

"Dan mengurangi kesenjangan kemakmuran. Artinya, berkurban memiliki fungsi merajut kesetiakawanan sosial.

Karena sikap solidaritas seperti inilah yang harus kita jaga, kita rawat dan menjadikannya sebagai satu kebiasaan," pesan Umi. (Tribunjateng/gum).

Pemuda di Cilacap Ini Paksa Berhubungan Badan Dengan Korban yang Masih Pelajar SMP

BREAKING NEWS: Kasus Jasad Tinggal Tulang di Tegal Terungkap, Ada Pelaku Perempuan

Misteri Jasad Tinggal Tulang di Tegal Terungkap, Ayah Korban: Pelaku Masih Saudara Saya

Sidang Pra Peradilan Tabrak Lari Overpass Manahan Solo, Sigit Minta Kompol Busroni Dihadirkan

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved