Perang Dagang Bayangi IHSG

Defisit transaksi berjalan atau curret account deficit (CAD) Indonesia naik lagi. Nilainya mencapai 8,4 miliar dollar AS

Perang Dagang Bayangi IHSG
Kontan/Yusuf Santoso
Ilustrasi 

JAKARTA, TRIBUNJATENG.COM - Defisit transaksi berjalan atau curret account deficit (CAD) Indonesia naik lagi. Nilainya mencapai 8,4 miliar dollar AS di akhir kuartal II/2019, atau setara 3 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Defisit itu naik dari 7 miliar dollar AS atau sekitar 2,6 persen dari PDB pada kuartal pertama lalu. Pemerintah sebelumnya menargetkan, CAD berada dalam kisaran 2,5-3 persen dari PDB. Defisit CAD itu menjadikan neraca pembayaran Indonesia (NPI) di kuartal kedua defisit 2 miliar dollar AS.

Biasanya, defisit CAD yang melebar menjadi sentimen negatif dan menyeret bursa. Namun, pada Jumat (9/8), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,12 persen menjadi 6.282,13.

Analis Panin Sekuritas, William Hartanto menilai, CAD tak memengaruhi pasar, lantaran sebelumnya IHSG sudah terkoreksi. “Pasar sudah terdiskon duluan, jadi saat ini data tersebut tidak membuat pasar semakin parah,” ungkapnya, kemarin.

Dalam satu pekan terakhir, IHSG sudah terkoreksi 0,92 persen. Sedangkan penjualan bersih oleh asing tercatat mencapai Rp 3,1 triliun.

Direktur Investa Saran Mandiri, Hans Kwee melihat, CAD masih menjadi sentimen negatif bagi perdagangan saham jangka pendek dan menengah, tetapi tak menjadi sentimen utama penggerak IHSG, baik di kuartal III maupun kuartal IV tahun ini.

IHSG diperkirakan lebih banyak dipengaruhi sentimen global. khususnya kabar mengenai perang dagang antara AS dan China. Misalnya seperti pada awal pekan ini, IHSG terkoreksi setelah China melemahkan mata uang untuk membalas AS.

Penyebabnya, AS berniat menerapkan tarif baru lebih tinggi 10 persen atas 300 miliar dollar AS produk impor dari China, per 1 September.

Sekadar informasi, pada kuartal II, NPI terbantu surplus transaksi modal dan finansial (TMF) yang mencapai 7,1 miliar dollar AS. Hans lebih menitikberatkan pasar untuk mengkhawatirkan keadaan neraca transaksi modal dan finansial Indonesia yang rentan terpengaruh perang dagang.

Jika ke depan keadaan perang dagang kembali memanas dan memburuk, Hans khawatir, tren positif TMF hilang dan menyebabkan CAD semakin lebar.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved