Tim Rajawali Polres Tegal Siaga Hadapi Kemunculan Babi Hutan Ke Pemukiman Warga

Kawanan celeng atau babi hutan mulai turun dan masuk ke pemukiman warga di Kabupaten Tegal selama musim kemarau ini.

Tim Rajawali Polres Tegal Siaga Hadapi Kemunculan Babi Hutan Ke Pemukiman Warga
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Perbakin Tegal bersama Tim Rajawali Polres Tegal sedang menyisir lereng Gunung Slamet, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kawanan celeng atau babi hutan mulai turun dan masuk ke permukiman warga di Kabupaten Tegal selama musim kemarau ini.

Untuk mengantisipasi hal itu, Polres Tegal melalui Tim Rajawali mulai bergerak melaksanakan pemburuan ke wilayah selatan Kabupaten Tegal.

Bersama Tim Perbakin Tegal, Rajawali Polres Tegal melaksanakan perburuan di lereng Gunung Slamet, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Minggu (11/8/2019) kemarin.

Kabag Ops Polres Tegal, AKP Aris Heriyanto bersama belasan anggota lainnya mulai bergerak sore hari menjelang malam.

Selama masa perburuan, Tim Rajawali bersama Perbakin tak satu pun menemukan tanda-tanda kemunculan hewan liar itu.

"Sampai jam 20.00 WIB, babi hutannya tidak nampak. Namun yang jelas, operasi ini akan intens mengingat serangan celeng akhir-akhir ini mulai muncul," jelas AKP Aris kepada Tribunjateng.com, Senin (12/8/2019).

Kabag Ops mengaku Tim Rajawali akan bersiaga selama 24 jam untuk mengantisipasi serangan celeng ke pemukiman warga.

Pihaknya akan langsung bergerak apabila ada laporan masuk ke Polres Tegal.

"Babi hutan biasanya muncul dari hutan maupun gunung. Berarti yang harus kita waspadai adalah wilayah selatan Kabupaten Tegal," jelasnya.

Seperti diketahui, serangan celeng sudah dua kali terjadi Kabupaten Tegal akhir-akhir ini.

Pertama, kawanan babi hutan tiba-tiba muncul ke permukiman warga di Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal pada Rabu (31/7/2019) lalu.

Kedua, kawanan celeng lagi-lagi masuk, namun kali ini ke permukiman Warga Dukuh Jatilawang, Desa Jembayat, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal pada Rabu (7/8/2019) malam lalu.

Menanggapi dua serangan itu, akhirnya Polres Tegal melalui Tim Rajawali akan bersiaga 24 jam apabila ada serangan celeng muncul. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved