Wali Kota Yuliyanto Rotasi 52 Pejabat Struktural di Lingkungan Pemkot Salatiga

Untuk penyegaran pada Pemerintahan Kota (Pemkot) Salatiga sebanyak 52 pejabat struktural dari eselon II sampai eselon 4 Pemkot Salatiga dirotasi.

Wali Kota Yuliyanto Rotasi 52 Pejabat Struktural di Lingkungan Pemkot Salatiga
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Wali Kota Salatiga saat melantik pejabat eselon II dan empat di Aula Kaloka Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah, Senin (12/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Untuk penyegaran pada Pemerintahan Kota (Pemkot) Salatiga sebanyak 52 pejabat struktural dari eselon II sampai eselon 4 di lingkungan Pemkot Salatiga dirotasi.

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan dipimpin langsung Wali Kota Salatiga Yuliyanto di Aula Kaloka Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah, Senin (12/8/2019).

Pada kesempatan tersebut Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan mutasi jabatan meliputi pejabat pratama eselon II sebanyak satu orang, promosi pejabat administrator (eselon III) sebanyak lima orang.

"Kemudian mutasi pejabat administrator sebanyak 2 orang, promosi pejabat pengawas (eselon 4) sebanyak 17 orang dan mutasi pejabat pengawas 25 orang serta mutasi Kepala UPT Puskemas pada Dinas Kesehatan sebanyak dua orang," terangnya kepada Tribunjateng.com, Senin (12/8/2019).

Manajemen PSIS Semarang Berdialog dengan Suporter, Yoyok Sukawi: Kami Siap Dikritik

VIRAL VIDEO Guru Ikat Siswa SMA Lalu Dipaksa Lakukan Tindakan Asusila & Direkam, Tersebar di Medsos

Wali kota menyampaikan kepada para pejabat yang baru saja dilantik supaya dapat mengemban amanah, tugas dan tanggung jawab yang baru dengan sebaik-baiknya serta cepat menyesuaikan diri.

Dikatakannya era revolusi industri 4.0 menuntut pelayanan khususnya menyangkut sektor publik untuk cepat adaptif dan responsif terhadap gelombang disrupsi yang semakin pesat.

“Menghadapi hal tersebut, pemerintah pusat mulai menggaungkan dynamic governance, di samping good governance, guna mendukung efektivitas kinerja pemerintahan, dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang," katanya.

Wali kota meminta agar para pejabat selalu membuka pikiran, dan hati. Ia meyakini dengan landasan kepemimpinan demikian akan menambah wawasan dan pengetahuan.

Tetapi tidak meninggalkan empati terhadap dinamika sosial.

Pihaknya menegaskan para pejabat yang baru supaya berani mengambil sebuah keputusan dan bermental melayani, bukan dilayani.

Nasib Dua Pelaku Penghina KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen, Bawa-bawa Nama Amien Rais

HUT Ke-74 RI, Tenant Paragon City Mal Semarang Berikan Promo Mulai dari J.Co Hingga Wakai

Karenanya ASN seringkali menjadi sorotan publik, baik tutur kata maupun perilaku.

"Jadi meski memiliki wewenang ketika berdinas, hendaknya diluar kedinasan juga menjaga nama baik. Para ASN saya harap dapat bergerak maju, memiliki inovasi, cepat beradaptasi," ujarnya. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved