Bupati Tegal: Capaian Kinerja Pemkab Membaik Selama 4 Tahun Terakhir

Pencapaian nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Tegal mengalami peningkatan yang cukup baik dalam 4 tahun terakhir

Bupati Tegal: Capaian Kinerja Pemkab Membaik Selama 4 Tahun Terakhir
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Bupati Tegal Umi Azizah. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pencapaian nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Tegal mengalami peningkatan yang cukup baik selama empat (4) tahun terakhir ini.

Di tahun 2016 pencapaian indikator kinerja mencapai 62,9 persen, meningkat 65,3 persen di tahun 2017.

Lalu di tahun 2018 kembali meningkat cukup pesat menjadi 73,15 persen.

Hal itu disampaikan Bupati Tegal, Umi Azizah saat membuka acara Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), di Ruang Rapat Bupati, Selasa (13/8/2019).

“Sama halnya dengan pencapaian indikator kinerja sasaran Pemkab Tegal, dari mulai 66,67 persen di tahun 2016 dan 82,81 persen di tahun 2017, kemudian tahun 2018 meningkat sampai 101,2 persen," ujar Umi tersenyum.

Semula, Umi menuturkan, hasil rapor pada tahun 2015 dulu hanya memperoleh predikat CC.

Selanjutnya di tahun 2017 sampai 2018, pihaknya berhasil mencapai predikat B.

Maka, Umi berharap di tahun 2019 ini bisa meningkat mendapat predikat BB.

Umi meyakini, pencapaian baik ini berkat komitmen dan upaya sungguh-sungguh dari semua stakeholder yang ada di Pemerintah Kabupaten Tegal.

"Disamping itu, perkembangan indikator makro ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai impact dari implementasi kebijakan pembangunan menunjukkan tren yang positif," jelas Umi.

Terkait tren positif, orang nomer satu di Kabupaten Tegal ini menuturkan, salah satu indikatornya karena adanya penurunan angka kemiskinan, pada tahun 2018 lalu menjadi 7,49 persen.

Angka kemiskinan ini merupakan angka terendah sepanjang sejarah di Kabupaten Tegal, yang mampu menghantarkan Pemkab Tegal masuk dalam peringkat 10 besar angka kemiskinan terendah se-Jawa Tengah.

“Hal ini juga tidak terlepas dari komitmen semua pihak dalam bersinergi, berkolaborasi menjalankan Aksi Bersama Penanggulangan Kemiskinan, yang tahun ini mendapat penilaian baik dari KemenPAN RB, masuk dalam Top 99 inovasi pelayanan publik,” ujarnya. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved