Harry Sempat Senang Dengar Identitas Penabrak Ibunya Sudah Diketahui Polisi, Namun Belum Terungkap
Keluarga korban tabrak lari mendukung proses praperadilan pengungkapan kasus kecelakaan maut di Overpass Manahan Solo, awal Juli lalu.
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Keluarga korban tabrak lari mendukung proses praperadilan pengungkapan kasus kecelakaan maut di Overpass Manahan Solo, awal Juli lalu.
Putra sulung almarhum Retnoning Tri, Harry Setiawan berterima kasih kepada tim Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum (LP3HI), yang sudah mengupayakan praperadilan.
Pihak keluarga korban, tambahnya, merasa sangat terbantu oleh upaya praperadilan.
"Kalau tidak ditekan seperti ini tidak kerja cepat.
Harapan kami, kepolisian bisa kerja cepat untuk mengungkapnya," ujarnya melalui telepon, Selasa (13/8/2019).
• Iptu Rini Pangestu : Proses Penyelidikan Tabrak Lari Overpass Manahan Solo Hanya Konsumsi Polri
• Ganjar Ingin Pengelola Kota Lama Semarang Berkaca Pada Kota Tua Arbat di Moskwa Rusia
Dia menyayangkan lambatnya proses pengungkapan pelaku tabrak lari.
"Saya sempat senang membaca berita ketika polisi menyatakan sudah mengantongi identitas pelaku.
Tapi kok sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya?
Sampai kami sudah menggelar doa 40 hari kematian ibu, kemarin Jumat (9/8/2019)," tambahnya.
Harry ingin upaya hukum tetap ditegakkan, meski di sisi lain dia menyatakan pihak keluarga sudah ikhlas. (Dna)
• Makadam Buatan Satgas TMMD Tegal Permudah Warga Angkut Air Bersih
• Tak Bekerja dan Tak Punya Sawah, Keluarga Korban Tabrakan Kapal Tanker di Taiwan Dapat Bantuan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dna-sidang.jpg)