Kisah Perjalanan Haji Jemaah Indonesia, Ada Yang Jalan Kaki hingga Gunakan Sampan ke Arab Saudi

Dari tahun ke tahun, kisah ibadah haji selalu menarik perhatian khalayak. Tiap tahun pula, ibadah haji juga memberikan kesan tersendiri.

Kisah Perjalanan Haji Jemaah Indonesia, Ada Yang Jalan Kaki hingga Gunakan Sampan ke Arab Saudi
net
WUKUF DI PADANG ARAFAH 

Uniknya, perjalanan Sutan tersebut disponsori Ketua Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Brigjen H.A Manaf Lubis.

Manaf menyatakan kesediaannya untuk mengirimkan surat kepada duta-duta besar RI di beberapa negara untuk memberitahukan maksud Sutan.

Sampan yang ia gunakan dilengkapi dengan peralatan khusus.

Sutan memulai perjalanannya pada 15 Agustus 1975.

Kepergiannya diiringi oleh ratusan masyarakat.

Namun sayang, perjalanan Sutan harus kandas saat sampan layarnya terhantam gelombang.

Pemberitaan Harian Kompas 16 September menyatakan, sampan dengan panjang 6 meter dan lebar 2,5 meter itu pun hancur terkena ombak saat ia sedang berada di Thailand.

Setelah kejadian itu, Sutan langsung kembali ke kampung halamannya dengan menumpang kapal Tepian Nauli dari Malaysia.

Berjalan Kaki ke Mekkah

Kisah unik saat perjalanan haji terjadi pada tahun 1965.

Halaman
1234
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved