Kisah Perjalanan Haji Jemaah Indonesia, Ada Yang Jalan Kaki hingga Gunakan Sampan ke Arab Saudi

Dari tahun ke tahun, kisah ibadah haji selalu menarik perhatian khalayak. Tiap tahun pula, ibadah haji juga memberikan kesan tersendiri.

Kisah Perjalanan Haji Jemaah Indonesia, Ada Yang Jalan Kaki hingga Gunakan Sampan ke Arab Saudi
net
WUKUF DI PADANG ARAFAH 

Saat itu, seorang putra Indonesia bernama Ridwan melakukan perjalanan ibadah haji dengan berjalan kaki.

Ridwan yang berasal dari Majalengka, Jawa Barat tersebut berangkat menuju ke Tanah Suci pada 1 Juni 1965.

Arsip Harian Kompas, 9 Agustus 1965 menyebutkan, rute perjalanan yang dilalui adalah dengan melewati Thailand, Myanmar, Pakistan, India, Afganistan, hingga ke Arab Saudi.

Sebelum berangkat, Ridwan meminta restu dari Presiden Soekarno.

Oleh-oleh Emas

Gubernur Jawa Tengah yang menjabat tahun 1967, Brigjen Moenadi mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada calon jemaah haji.

Dalam surat tersebut, tercantum anjuran kepada calon jemaah haji dari Jawa Tengah untuk turut serta membangun masjid Baiturahman yang berada di Simpang Lima Semarang.

Sebanyak 1.500 jemaah saat itu dianjurkan untuk membawa emas sedikitnya sebanyak 5 gram saat akan berangkat.

Pemberitaan Harian Kompas 9 Januari 1967 menyebutkan, emas tersebut akan digunakan untuk membantu pembangunan masjid.

Pada saat itu, dengan jumlah jemaah yang mencapai 1.500 orang, maka perkiraan emas yang terkumpul sebanyak 7,5 kilogram.

Halaman
1234
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved