Saut Situmorang Janji Kawal Pengembangan Kasus Korupsi e-KTP, Sa

Hari ini, KPK mengumumkan ditetapkannya empat tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

Saut Situmorang Janji Kawal Pengembangan Kasus Korupsi e-KTP, Sa
KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN
Juru Bicara KPK Febri Diansyah dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang memastikan, pihaknya terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk (KTP) berbasis elektronik atau e-KTP.

"Kalau penyidik bicara strategi, ya kita tunggu strateginya seperti apa."

"Mengenai nama-nama lain, ketika Anda harus tanya siapa berbuat apa, penyidik yang lebih paham, tetapi, kalau Anda tanya saya, saya punya perhitungan sendiri, tetapi saya enggak bisa bilang di sini, di ekspose saya sampaikan pikiran saya," kata Saut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Hari ini, KPK mengumumkan ditetapkannya empat tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

Ini Peran 4 Tersangka Baru Korupsi e-KTP

KPK Tetapkan Miryam S Haryani dan 3 Orang Lainnya Sebagai Tersangka Korupsi e-KTP

Secara personal, Saut mengaku menaruh perhatian khusus pada kasus ini.

Ia berjanji terus mengawal pengembangan kasus ini hingga masa jabatannya selesai pada akhir 2019 nanti.

"Kasus ini saya kawal betul."

"Jadi sekali lagi ya imbauan agar bersabar dulu untuk kemudian kita konsisten mendalami ini, siapa-siapa berbuat apa, itu mungkin nanti yang perlu proses."

"KPK tetap berlanjut menindaklanjuti kasus ini," ujar dia.

Empat tersangka baru kasus e-KTP yakni mantan anggota DPR, Miryam S Hariyani; Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) Isnu Edhi Wijaya.

Halaman
12
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved