Siti Wakidah Pembunuh Anak Kandungnya di Boyolali Jalani Rekonstruksi, Berawal dari Korban Rewel

Tersangka kasus penganiayaan anak kandung hingga meninggal, Siti Wakidah memperagakan delapan adegan dalam reka ulang kejadian

Siti Wakidah Pembunuh Anak Kandungnya di Boyolali Jalani Rekonstruksi, Berawal dari Korban Rewel
ISTIMEWA
Tersangka penganiayaan anak kandung, Siti Wakidah memperagakan 8 adegan saat reka ulang perkara di kediamannya, Desa Tanduk RT 5 RW 2 Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali, Selasa (13/8/2019). 

Masuk adegan keempat, Siti memeragakan dirinya duduk bersila di samping korban yang masih merintih sakit.

Dia memarahi korban yang masih rewel agar diam.

"Lalu saya dorong kepalanya sampai membentur lemari di dahi sisi kiri. Saya dorong pakai tangan kanan. Pas kepala balik ke posisi semula, tangan kiri saya dorong lagi kepalanya sampai menyerempet pinggiran lemari. Dia teriak sakit, lalu kembali tidur," jelas Siti.

Masih pada malam yang sama, Siti memeragakan adegan kelima. Dia mengatakan sudah emosi ketika korban kembali membangunkannya kali kedua.

Dalam kondisi terbaring, Siti mencengkeram punggung korban sampai merintih kesakitan. Setelah itu mereka tidur.

Adegan keenam terjadi pada Kamis (11/7/2019) pagi, sekitar pukul 07.30. Saat itu Siti menyuapi korban dalam posisi tiduran.

"Dia masih bilang sakit, setelah saya suapi. Lalu siangnya, sekitar pukul 12.00, saya tengok lagi kondisinya. Badannya sudah dingin saat saya sentuh. Saya keluar rumah minta bantuan tetangga," bebernya.

Pada adegan ketujuh, Siti beserta dua tetangganya masuk untuk melihat kondisi F. Berdasar keterangan saksi pada saat itu tangan korban sudah kaku dan perut dingin.

Adegan terakhir atau 8, sejumlah warga berdatangan ke rumah Siti. Warga memeriksa kondisi tubuh F di atas meja. Saat itu F sudah meninggal.

Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan tersangka dijerat pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2004 Atas Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP.

Halaman
123
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved