28 Sertifikat Khusus Dikeluarkan Pemkot Salatiga Bagi Pengkurban, Namanya Syahadatul Qurban

Lembaga Amalan Islam (LAI) menerbitkan sertifikat khusus kepada masyarakat dan pegawai yang turut melangsungkan ibadah kurban saat Hari Raya Iduladha.

28 Sertifikat Khusus Dikeluarkan Pemkot Salatiga Bagi Pengkurban, Namanya Syahadatul Qurban
ISTIMEWA
Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris menyerahkan ‘Syahadatul Qurban’ secara simbolis kepada perwakilan pegawai pengkurban di Komplek UPT RPH Kota Salatiga baru-baru ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pemkot Salatiga melalui Lembaga Amalan Islam (LAI) menerbitkan sertifikat khusus kepada masyarakat dan pegawai yang turut melangsungkan ibadah kurban saat Hari Raya Iduladha 1440 Hijriyah.

Sertifikat yang dinamai ‘Syahadatul Qurban’ tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kepada para pengkurban.

Ketua LAI Kota Salatiga yang juga menjadi Kepala Dinas Pertanian Kota Salatiga Mustain Soeradi mengatakan, pemberian ‘Syahadatul Qurban’ bagi pegawai atau masyarakat yang melaksanakan kurban melalui LAI diharapkan menjadi proses pendidikan bagi pribadi dan keluarga mereka atas ibadah sosialnya.

“Ada 28 lembar sertifikat khusus ini kami serahkan kepada para pengkurban. Sebelumnya LAI menghimpun bagi siapapun yang ingin melangsungkan penyembelihan melalui rumah pemotongan hewan (RPH) Kota Salatiga secara gratis,” terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Rabu (14/8/2019).

Mustain menjelaskan, sebagaimana kurban tahun sebelumnya, seluruh daging kurban dibagikan kepada tenaga harian lepas di Lingkungan Pemkot Salatiga.

Lalu tenaga kebersihan dan panti asuhan sesuai kesepakatan masyarakat yang mengamatkan hewan kurban mereka.

Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris menambahkan, kesadaran masyarakat untuk menyembelih hewan kurban di RPH semakin tahun terus meningkat.

Atas itu pihaknya mengapresiasi.

Karena pelaksanaan penyembelihan hewan kurban melalui RPH bertujuan mengurangi dampak lingkungan karena limbah dan pencemaran.

“Semuanya difasilitasi penyembelihannya dan tidak ditarik retribusi. Adapun untuk proses lain seperti menguliti dan membersihkan jeroan masyarakat bisa mengirimkan petugas ke RPH,” katanya.

Sebagai tambahan informasi pada tahun ini RPH Kota Salatiga memfasilitasi penyembelihan hewan kurban kurban dari masyarakat sebanyak 50 ekor sapi dan 7 ekor kambing.

Sebelumnya pun dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dari Ikatan Dokter Hewan Indonesia (IDHI) Kota Salatiga. (M Nafiul Haris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved