Hendi Berkomitmen Dukung Ganjar Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jateng

Di usianya yang ke-69 tahun, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapatkan tantangan dari Pemerintah Pusat Republik Indonesia

Hendi Berkomitmen Dukung Ganjar Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jateng
ISTIMEWA
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menjelaskan tentang pembangunan Kota Semarang di hadapan Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah 2019 dari Bappenas di Ruang Situation Room Balaikota 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di usianya yang ke-69 tahun, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapatkan tantangan dari Pemerintah Pusat Republik Indonesia untuk dapat menaikkan pertumbuhan ekonomi hingga di angka 7%.

Hal itu tentu saja bukan merupakan sebuah pekerjaan mudah, apalagi mengingat pada 5 tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah bahkan belum pernah menembus 6%.

Di tahun 2016 hingga 2018 contohnya, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah berturut - turut berada pada angka 5,25%, 5,26%, dan 5,32%.

Namun meskipun begitu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi optimistis jika Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mampu menjawab tantangan tersebut bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Dirinya juga memiliki keyakinan tersendiri jika target yang ditetapkan Provinsi Jawa Tengah untuk dapa mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 7% di tahun 2023 dapat tercapai.

Hendi, akrab disapa Wali Kota Semarang itu menyebutkan, gaya kepemimpinan Ganjar Pranowo yang selalu menghargai dan mendukung kreatifitas para bupati dan wali kota di Jawa Tengah menjadi kunci untuk mencapai target tersebut.

Hendi menceritakan selama dia menjabat sebagai Wali Kota Semarang, Ganjar Pranowo selalu memberikan kepercayaan padanya untuk mengambil kebijakan strategis di Kota Semarang tanpa mendikte.

"Mas Ganjar adalah sosok pimpinan yang sangat komunikatif. Di dalam pola kepemimpinan beliau sangat percaya dengan kreatifitas dan kebijakan para Wali Kota dan Bupati yang dipimpinnya. Saya tidak pernah merasakan adanya sebuah arogansi dalam diri beliau," tutur Hendi.

"Mas Ganjar baru akan menegur saya apabila ada masukan dari masyarakat, tetapi konteksnya adalah berdiskusi, coba masalahnya gimana, solusinya gimana, dibuat seperti ini bisa tidak, dan seterusnya. Tidak pernah ada unsur mendikte dalam komunikasi - komunikasi tersebut, dan ini membuat semuanya merasa nyaman" tambahnya.

Hendi pun bercerita, termasuk dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah hingga di angka 7%, Ganjar membuka ruang komunikasi yang sangat besar pada dirinya untuk dapat bersama - sama mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved