Hingga Kini, Sebanyak 20 Jamaah Haji Asal Jawa Tengah Meninggal di Tanah Suci

Hingga Rabu (14/8), ada 20 jamaah haji asal Jawa Tengah meninggal di tanah suci saat menjalankan ibadah haji.

Hingga Kini, Sebanyak 20 Jamaah Haji Asal Jawa Tengah Meninggal di Tanah Suci
tribunjateng/akbar hari mukti/ist
Jemaah calon haji asal Tegal telah tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Senin (16/7/2018). Mereka akan diberangkatkan 17 Juli dari embarkasi Solo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -  Hingga Rabu (14/8), ada 20 jamaah haji asal Jawa Tengah meninggal di tanah suci saat menjalankan ibadah haji.

Kepala Seksi Sistem Informasi Haji pada Bidang Penyelenggaraan haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Abdul Jalil mengatakan 20 calon jamaah haji Jateng meninggal lantaran faktor usia.

"Rata-rata faktor usia, sudah tua atau sepuh, yakni di atas 58 tahun.  Di sisi lain, juga faktor jantung," katanya, Rabu (14/8/2019).

Jalil berharap masyarakat menghindari usia senja ketika berangkat ibadah haji.

Sebaiknya mendaftarkan diri sedari usia muda.

"Saya pernah sampaikan, usia 12 tahun jika ada rejeki cukup, bisa segera mendaftarkan diri ibadah haji, karena jika di usia senja, maka ketika berangkat ibadah pun tentunya kesehatan akan terganggu," jelasnya.

Tahun ini, total ada 33.996 jamaah haji, dan jumlah calon jamaah haji yang diberangkatkan ke Arab Saudi, berjumlah 34.756, dengan jumlah petugas 760.

"Total dari Jateng ada 97 kloter, dimana 34.772 orang masuk dari Embarkasi Solo. Kemudian, yang diberangkatkan ada 34.756 calon jamaah haji dan tiba di tanah suci ada 34.756, dan calon jamaah haji meninggal 20," ungkap Jalil.

Terkait kejadian hujan deras, yang terjadi di Arafah dan Mina, Jalil menyatakan tidak membuat dampak apapun bagi ibadah para calon jamaah haji.

"Memang benar, Mina dan Arafah di guyur hujan deras, namun tidak berdampak apapun. Bahkan, ada informasi soal calon jamaah haji yang meninggal akibat banjir, saya pasti kabar itu tidak benar. Tidak ada calon jamaah haji yang meninggal akibat banjir, melainkan akibat faktor usia dan kesehatan," pungkasnya.(hei)

Penulis: hesty imaniar
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved