Kala Wiranto Peluk Mantan Anggota DI-TII

Mantan anggota Harakah Islam Indonesia, Darul Islam/ Tentara Islam Indonesian (DI/TII) hingga Negara Islam Indonesia (NII) mengikrarkan diri setia

Kala  Wiranto Peluk Mantan Anggota DI-TII
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto memberikan keterangan pers tentang situasi keamanan terkait penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019, di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/5/2019). Wiranto mengatakan terdapat rencana inskonstitusional dalam agenda aksi unjuk rasa pada Rabu (22/5/2019) untuk menolak hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 yang dilakukan KPU. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz. 

TRIBUNJATENG.COM -- Mantan anggota Harakah Islam Indonesia, Darul Islam/ Tentara Islam Indonesian (DI/TII) hingga Negara Islam Indonesia (NII) mengikrarkan diri setia pada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ikrar dibacakan langsung di depan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di ruang Nakula, Gedung A Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (13/8).

Sebanyak 14 eks harakah Islam Indonesia, eks DI/TII, dan eks NII yang turut hadir dalam pembacaan ikrar ini. Setelah pembacaan ikrar, acara dilanjutkan dengan penghormatan dan mencium bendera merah putih.

Pantauan, Wiranto yang berdiri di samping para eks DI/TII, dan eks NII segera menyalami dan memberikan pelukan hangat. Momen haru itu turut disaksikan oleh para tamu dan pejabat di lingkungan Kemenkopolhukam.

Sebagian eks DI/TII, dan eks NII yang mengantre untuk memberikan penghormatan kepada bendera pun terlihat haru. Mata mereka terlihat berkaca-kaca. Lantunan musik orgen pun yang membawa lantunan lagu 'Indonesia Pusaka' pun menambah suasana haru.

Wiranto menyampaikan, momen bergabungnya eks DI/TII, dan eks NII jelang hari Kemerdekaan ke-74 Indonesia menjadi suatu rasa syukur. "Menjelang ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan syukur bahwa bahwa ada satu niatan ada satu keinginan ada 1 semangat untuk teman-teman kita keluarga besar harokah Islam Indonesia beserta DI TII dalam Islam Indonesia tentara Islam Indonesia NII Negara Islam Indonesia beserta para pendukung dan simpatisannya sadar bahwa persatuan itu sangat penting dan persatuan kita bisa membangun negeri hanya dengan persatuan lah kita dapat berkompetisi dengan negara lain," kata Wiranto.

Berikut isi ikrar setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika yang dibacakan oleh perwakilan eks DI/TII, dan eks NII yakni Sarjono Kartosoewirjo, Dadang Fathurrahman, Aceng Mi'rah Mujahidin, dan Yudi Muhammad Auliya.

Kami keluarga besar Harokah Islam beserta eks Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), dan eks Negara Islam Indonesia (NII) bersama segenap pendukungnya dengan ini berikrar :

1. Berpegang teguh kepada Pancasila dan UUD 1945

2. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved