Tabrak Lari Overpass Manahan: Jika Terjadi Kecelakaan Silakan WA Nomor 085757572001

Kasus tabrak lari masih saja terjadi. Pelaku atau pengemudi ada yang merasa tidak terlibat dalam kecelakaan

Tabrak Lari Overpass Manahan: Jika Terjadi Kecelakaan Silakan WA Nomor 085757572001
ISTIMEWA
Viral video kecelakaan di Overpass Manahan Solo. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus tabrak lari masih saja terjadi. Pelaku atau pengemudi ada yang merasa tidak terlibat dalam kecelakaan, namun alasan yang sering terungkap adalah ingin lari dari tanggungjawab.

Selain kasus tabrak lari di Overpass Manahan Solo, banyak kadian hampir serupa di Jawa Tengah. Di Semarang ada kasus tabrak lari, dengan korban ibu dan anak hingga kaki mereka diamputasi 2018. Sopir truk sebagai pelaku berhasil ditangkap setelah buron setahun.

Pemotor terlindas oleh truk di Mangkang, namun sopir truk melarikan diri. Pelaku masih dikejar oleh polisi. Dan ada juga ditemukan mayat di pinggir jalan diduga sebagai korban tabrak lari. Hal-hal begitu akan mudah dilacak jika kejadian itu terekam CCTV.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi, menyatakan teridentifikasinya tersangka berkat rekaman video CCTV yang ada di lokasi kejadian. Kadang butuh waktu berbulan-bulan untuk menangkap pelaku tabrak lari karena mereka berpindah-pindah.

"Kami juga menyebar informasi tersangka ke Polres dan Polsek lain. Berkat CCTV di lokasi, salah satunya, kasus ini bisa diungkap," kata Ardi. Terkait kasus tabrak lari di Mangkang, pelaku sudah teridentifikasi. Saat ini polisi mengejar tersangka yang kabur ke Banten.

"Ada sejumlah upaya yang kami lakukan untuk mempermudah identifikasi kendaraan saat terjadinya tabrak lari. Pertama, dari sisi internal kami dan kedua kerjasama dengan pemerintah daerah," katanya. Dari sisi internal, polisi gencar menindak kendaraan di mana pelat nomor tidak standar. Misalnya pelat nomor ditutup pakai mika terlalu gelap, atau huruf asli diubah, dan atau tidak dipasang di tempatnya.

Menurutnya, identifikasi awal upaya penyelidikan kasus tabrak lari yakni melalui pelat nomor. Jika pelat nomor rusak, disarankan agar cepat diurus di Kantor Samsat. Satlantas dan Pemkot Semarang sepakat untuk memasang kamera CCTV di beberapa titik rawan kecelakaan. Saat ini sudah ada 75 kamera yang tersebar.

Pengungkapan kasus tabrak lari dengan barang bukti rekaman video CCTV juga berhasil dilakukan jajaran Polres Tegal Kota. Kurang dari 10 hari polisi berhasil menangkap tersangka.

Terpisah, Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah menyatakan tersangka tabrak lari bernama Dede (28) ditangkap di rumahnya setelah terlibat kecelakaan di Jalan Lingkar Utara Kelurahan Tegalsari, Tegal Barat.

"Berkat beberapa kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian, kami menangkap tersangka," kata AKBP Siti Rondhijah.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved