Harapan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke-69

Dalam pelaksanaan upacara ini, pemimpin upacara membacakan amanat dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggunakan bahasa Jawa

Harapan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke-69
Tribunjateng.com/Indra Dwi Purnomo
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat upacara peringatan hari jadi ke-69 Provinsi Jawa Tengah digelar di Pemerintah Kabupaten Pekalongan di lapangan Setda Pemkab Pekalongan, Kamis, (15/8/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Upacara peringatan hari jadi ke-69 Provinsi Jawa Tengah digelar di Pemerintah Kabupaten Pekalongan di lapangan Setda Pemkab Pekalongan, Kamis, (15/8/2019).

Upacara ini diikuti oleh kepala OPD, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Pekalongan, Polres Pekalongan, Kodim 0710 Pekalongan, dan pegawai di instansi pemerintah yang lainnya. Upacara, langsung dipimpin oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

Dalam pelaksanaan upacara ini, pemimpin upacara membacakan amanat dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggunakan bahasa Jawa.

Tidak hanya itu, komandan upacara pun menggunakan bahasa Jawa saat proses pelaksanaan upacara.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan warga Jawa Tengah merupakan benteng pancasila sehingga nilai-nilai pancasila harus diimplementasikan dan diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari.

"Dengan mengimplementasikan Pancasila harapannya masyarakat akan hidup rukun, gotong royong, menghargai orang lain serta dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT," kata Bupati Asip kepada Tribunjateng.com.

Menurut Asip dengan mengamalkan ideologi Pancasila, maka masyarakat akan lebih terjamin kesejahteraanya.

"Ini sesuai dengan keadilan yang tertuang dalam pasal kelima yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia," ungkapnya.

Bupati menambahkan Kabupaten Pekalongan sudah diupayakan semaksimal mungkin mengelaborasi nilai keadilan bagi seluruh Indonesia khususnya di Kota Santri.

"Kita upayakan juga agar porsi pembangunan di Kabupaten Pekalongan sesuai dengan sila ke-5 Pancasila," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved