Kukuhkan Paskibra Kabupaten Pati 2019, Bupati Haryanto: Ini Bisa Jadi Awal Karier yang Baik

Bupati Pati Haryanto mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Pati yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT RI Ke-74.

Kukuhkan Paskibra Kabupaten Pati 2019, Bupati Haryanto: Ini Bisa Jadi Awal Karier yang Baik
Tribun Jateng/ Mazka Hauzan Naufal
Bupati Pati Haryanto mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Pati yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Pati yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2019 mendatang.

Upacara pengukuhan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (15/8/2019) siang.

Upacara ini diikuti pula oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam amanatnya, Bupati Haryanto mengingatkan pada para petugas Paskibra, bahwa upacara tahun ini tidak diselenggarakan di Alun-alun Pati sebagaimana sebelumnya, melainkan di Lapangan Alugoro. Karena masih dalam tahap renovasi.

"Pengibaran bendera pusaka kali ini bukan di Alun-Alun. Karena itu, harus dicek segala kesiapan, mulai tiang bendera, tali bendera, dan sebagainya. Harus betul-betul cermat. Kesalahan sekecil apa pun akan dilihat peserta upacara maupun masyarakat luas," tegasnya.

Haryanto menekankan pentingnya kecermatan dalam persiapan maupun pelaksanaan upacara. Sebab, menurutnya, seandainya terjadi persoalan di lapangan, masyarakat akan menilai buruk.

"Apalagi sekarang media sosial begitu dahsyat. Tidak bisa dikendalikan apabila (saat pelaksanaan upacara) terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ucapnya.

Menurut Haryanto, keberhasilan Paskibraka terutama dilihat dari prosesi pengibaran bendera pusaka. Ia menyebut, Paskibraka sudah bisa dianggap berhasil apabila bisa mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka tanpa menjumpai persoalan apa pun.

"Fisik dan mental harus betul-betul dipersiapkan. Konsentrasi penuh. Jangan sampai berpikir yang lain. Konsentrasi kita adalah pengibaran dan penurunan bendera. Insya Allah kalau itu dilaksanakan, nanti semuanya bisa berjalan dengan baik," ungkap Haryanto.

Untuk menjaga stamina sebelum pelaksanaan upacara, Haryanto berpesan pada anggota Paskibraka untuk tidak tidur terlalu larut malam. Ia juga berpesan agar petugas menghindari dulu minum es, karena dikhawatirkan akan berdampak pada kesehatan.

Memotivasi anggota Paskibraka, Haryanto mengatakan, mereka merupakan sosok pilihan di antara puluhan ribu siswa SMA/sederajat di Kabupaten Pati. Tak hanya itu, ia juga mengatakan, keterlibatan pada Paskibraka tingkat kabupaten bisa menjadi awal karier yang baik. Terutama bagi yang ingin berkarier di dunia TNI-Polri.

"Beberapa waktu yang lalu juga sempat viral, orang Pati yang jadi taruni terbaik Akmil tahun ini (Dewi Okta Pusparini-red.) juga dulunya ikut Paskibraka. Ini bisa dijadikan contoh. Tidak mesti yang terpilih di Paskibra tingkat provinsi atau pusat, yang tingkat kabupaten juga punya peluang dan kesempatan yang sama dalam hal ini," ucap Haryanto. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved