Organda Kendal Minta Pengoperasian Trans Jateng Dikoordinasikan dengan para Pemilik Angkutan Umum

Dinas Perhubungan Kendal, Suharjo mengatakan Rute Trasn Jateng Semarang-Kendal rencananya akan mulai beroperasi pada tahun 2019

Organda Kendal Minta Pengoperasian Trans Jateng Dikoordinasikan dengan para Pemilik Angkutan Umum
tribunjateng/dok
bus rapid transit (BRT) Trans Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Organda Kendal minta agar Pemerintah Provinsi Jawa tengah berkoordinasi secara matang dengan para pemilik angkutan umum terkait pembukaan rute baru Trans Jateng Semarang-Kendal.

Hal itu agar para pemilik angkutan umum di Kendal maupun Semarang dapat terlibat dalam pengoperasian trans jateng.

Ketua Organda Kendal, Jamaludin mengatakan pihaknya mengerti bahwa angkutan umum yang tersistem seperti Bus Rapid Transit (BRT) adalah angkutan umum yang diharapkan oleh masyarakat.

Namun di sisi lain timbul rasa khawatir terhadap tergesernya angkutan umum yang sudah ada dengan hadirnya rute baru Trans Jateng Semarang-Kendal.

"Kami pun juga terus berkoordinasi dengan Organda Semarang terkait rute baru trans jateng ini, dengan harapan hadirnya ini tidak mematikan usaha tranportasi dari para pemilik angkutan umum," ujarnya

Pihaknya pun mengetahui tujuan dari Pemprov Jateng membuka rute trans jateng ini selain untuk menghidupkan kembali Terminal Bahurekso, juga untuk menekan biaya dari para buruh yang berkerja di Semarang namun rumahnya berada di Kabupaten Kendal.

Namun pihaknya berharap dalam pengoperasian itu pihaknya dilibatkan untuk menjadi operator dan kru pada Trans Jateng tersebut.

"Harapannya nanti dalam pengoperasian melibatkan para penyedia transportasi umum yang sudah ada. Tidak hanya kru dan pengemudi namun juga teknisi dan perbengkelan," tuturnya

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Suharjo mengatakan Rute Trasn Jateng Semarang-Kendal rencananya akan mulai beroperasi pada tahun 2019.

Rute itu dimulai dari Terminal Bahurekso Weleri sampai Kawasan Industri Wijayakusuma Semarang.

"Jumlah halte yang disiapkan sebanyak 40 unit, yaitu 20 unit berada di sebelah kiri dan 20 unit lainnya berada di sebelah kanan. Sedangkan bus yang disediakan sebanyak 14 bus," katanya.

Menurutnya Pemerintah Kabupaten Kendal hanya mempersiapkan fasilitas di Terminal Bahurekso. Jika pekerjaan berjalan lancar, maka diperkirakan pada Oktober mendatang sudah bisa dilaunching.

"Tarifnya sekitar 2000 rupiah untuk pelajar dan buruh serta 3500 untuk umum. Operasionalnya dimulai dari pukul 6 pagi sampai 6 petang," pungkasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved