Pelaku Pembuangan Bayi di Pati Ditahan Polisi, Ia Mengaku Malu Anaknya Hamil di Luar Nikah

EL (38), tersangka kasus pembuangan bayi laki-laki di tepi Kali Sering, Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, kini harus menanggung akibat perbuatannya

Pelaku Pembuangan Bayi di Pati Ditahan Polisi, Ia Mengaku Malu Anaknya Hamil di Luar Nikah
Tribun Jateng/ Mazka Hauzan Naufal
Polisi menunjukan barang bukti kasus pembuangan bayi laki-laki di tepi Kali Sering, Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, di Mapolres Pati, Kamis (15/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - EL (38), tersangka kasus pembuangan bayi laki-laki di tepi Kali Sering, Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, kini harus menanggung akibat perbuatannya.

EL yang merupakan nenek dari bayi tersebut kini harus mendekam di tahanan Polres Pati. Ia mengaku membuang bayi laki-laki itu akibat malu lantaran anaknya hamil di luar nikah.

Wakapolres Pati Kompol Ifan Hariyat menjelaskan, pihaknya mendapat laporan dari Polsek Kayen tentang adanya penemuan bayi. Setelah itu pihaknya melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

"Tersangka EL yang merupakan nenek dari bayi meletakkan bayi tersebut di sekitar rumahnya. Kemudian ada warga yang mendengar suara bayi dan melaporkannya kepada Polsek Kayen," jelasnya di Mapolres Pati, Kamis (15/8/2019).

Ia menyebut, EL kini dijerat pasal 305 KUHP dan UU Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Pada saat bayi itu lahir, hanya ada ibu dan nenek si bayi. Saat itu, ibu si bayi merasa mulas di kamar mandi, kemudian dibantu oleh EL. Karena merasa malu, akhirnya bayi dibuang oleh EL," imbuhnya.

Kompol Ifan menambahkan, sosok yang diduga merupakan ayah dari si bayi ialah CH, warga Kabupaten Kudus. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ibu si bayi berkenalan dengan CH lewat Facebook, kemudian bertemu di suatu hotel dan berhubungan badan.

Sementara itu, tersangka EL mengaku mengetahui kehamilan anaknya saat usia kandungan lima bulan. Ia mengetahuinya dari dukun pijat.

"Anak saya orangnya tertutup. Saya malu, karena dia masih kecil dan hamil di luar nikah. Sedangkan saya tidak tahu dia hamil dengan siapa. Karena pikiran saya sudah tidak keruan, akhirnya saya membuang bayi itu," ungkapnya.

EL mengaku menyesal atas perbuatannya. Ia mengatakan, nantinya sang bayi akan dirawat sendiri. Namun, bila ada yang bersedia mengadopsi, ia mempersilakan.

Sebagaimana dalam pemberitaan sebelumnya, ibu si bayi ialah ARH (18). Ia tengah menjalani perawatan di RSUD Kayen untuk menjalani perawatan intensif. Adapun si bayi kini dirawat di RSUD RAA Soewondo. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved