Sejumlah PSK di Sunan Kuning Semarang Emosi Dengar Rumor Tali Asih Cuma Rp 5 Juta

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang kembali melakukan sosialisasi penutupan Lokalisasi Sunan Kuning sekaligus verifikasi dan validasi data wanita

Sejumlah PSK di Sunan Kuning Semarang Emosi Dengar Rumor Tali Asih Cuma Rp 5 Juta
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Dinas Sosial Kota Semarang memberikan sosialisasi terkait rencana penutupan lokalisasi Sunan Kuning di balai RW 4 Kelurahan Kalibanteng, Kamis (15/8/2019). 

Dia menyebut, Pemerintah harus dapat memenggang janjinya.

Sejak awal sosialisasi, Pemerintah akan menutup prostitusi.

Dia pun bersedia jika prostitusi ditutup, namun dia meminta karaoke bisa tetap dibuka.

"Pemerintah sebagai bapak, tentu pemerintah ucapannya bisa dipengang, yang ditutup prostitusinya, sementara karaoke harusnya bisa buka.

Kalau ditutup semua, kami akan demo ya, setuju ya teman-teman?," tegas Dian saat berbicara dihadapan teman-teman WPS lain. Perkataan Dian pun langsung direspon oleh ratusan WPS yang hadir.

"Iyaaa, setuju demo," jawab ratusan WPS disertai tepuk tangan.

Sementara, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang, Tri Waluyo mengatakan, sebenarnya Dinsos sudah melakukan pendataan WPS sejak 2017 silam, bersamaan dengan pelatihan yang diadakan.

Sehingga, pihaknya sudah memiliki kelengkapan data, dari KTP, foto, hingga alamat lengkap para WPS.

Kemudian, verifikasi dan validasi data dilakukan mulai Juli hingga Agustus ini.

Namun, hingga kini pendataan belum kunjung usai lantaran setiap melakukan verifikasi dan validasi, tidak semua WPS hadir.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved