Warga Binaan dan Petugas Rutan Kelas IIA Kota Pekalongan Bersiap Pecahkan Rekor MURI

Puluhan orang di Rutan Kelas IIA Kota Pekalongan bersiap menari di lapangan yang ada di dalam Rutan.

Warga Binaan dan Petugas Rutan Kelas IIA Kota Pekalongan Bersiap Pecahkan Rekor MURI
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Petugas dan warga binaan di Rutan Kelas IIA Kota Pekalongan berlatih tarian kolosal Indonesia bekerja, di lapangan Rutan setempat, Kamis (15/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Puluhan orang di Rutan Kelas IIA Kota Pekalongan bersiap menari di lapangan yang ada di dalam Rutan.

Mengenakan pakaian berwarna merah muda, puluhan orang itu mengikuti dentuman musik.

Gerakan yang dibawakan puluhan orang itu adalah gerakan tarian kolosal Indonesia bekerja.

Para peserta merupakan gabungan warga binaan serta petugas Rutan, yang terus berlatih jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.

Kepala Rutan Kelas IIA, Anggit Yongki Setiawan, menjelaskan, 70 peserta nantinya akan menari saat perayaan hari kemerdekaan.

“Tari kolosal Indonesia bekerja akan ditarikan di seluruh unit Rutan di Indonesia. Selain untuk memperingati hari kemerdekaan, kami juga berencana memecahkan rekor MURI,” jelasnya, Kamis (15/8/2019).

Dilanjutkannya, di seluruh Indonesia ada 380 penari yang akan menari secara serentak saat perayaan hari kemerdekaan.

“Kalau di Rutan ini ada 70 orang, nantinya Rutan lainya juga akan ikut menari secara serentak juga,” paparnya.

Anggit menjelaskan, persiapan memecahkan rekor sudah dilakukan selama sepekan terakhir.

“Kami mengundang instruktur tari pekan lalu, dan kini baik petugas dan warga binaan terus melakukan latihan,” katanya.

Ditambahkannya, kegiatan tersebut merupakan arahan langsung dari Pemerintah Pusat.

“Semoga saja bisa pemecahan rekor MURI dengan menarikan tarian kolosal Indonesia bekerja secara serentak bisa berjalan lancar,” tambahnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved