Arbani Travel : Banyak Jamaah Umroh Butuh Kenyamanan Moda Transportasi

Dari yang mulai Rp 23 jutaan, hingga yang seharga Rp 30 jutaan. Adapun program umroh plus wisata, ke sejumlah negara

Arbani Travel : Banyak Jamaah Umroh Butuh Kenyamanan Moda Transportasi
hesty imaniar
Arbani Travel 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seusai  musim ibadah Haji, biasanya dilanjutkan ibadah umroh  bagi masyarakat Indonesia yang mampu. Bahkan, berbagai biro-biro travel umroh berlomba menawarkan pendampingan yang nyaman dan khusuk untuk beribadah umroh.

Salah satu biro travel umroh yang menawarkan berbagai promo, untuk menjaring masyarakat yang akan beribadah umroh, adalah PT Arbani Madinah Wisata, atau Arbani Travel.

Direktur PT Arbani Madinah Wisata, H Bayu J Prayogo menjelaskan ada beragam program promo.

"Dari yang mulai Rp 23 jutaan, hingga yang seharga Rp 30 jutaan. Adapun program umroh plus wisata, ke sejumlah negara, seperti, Singapura atau Turki, dan lainnya yang ada di program kami," katanya, Kamis (15/8).

 Bayu juga menyampaikan, bahwa fenomena tren umroh, saat ini, adalah, para jamaah umroh, lebih memilih moda pesawat yang digunakan.

"Biasanya memilih moda pesawatnya, apakah Garuda atau Oman. Selain moda transportasinya, para jamaah juga memilih waktu keberangkatan, yakni September besok, atau Desember, dan Februari tahun depan," bebernya.

Saat jamaah memilih melakukan ibadah umroh saat bulan Desember, biasanya, lanjut Bayu, untuk melakukan ibadah umroh, sekaligus untuk berwisata di akhir tahun.

"Selain itu, fenomena ibadah umroh di tahun ini, cenderung meningkat untuk masyarakat yang melakukan ibadah umroh ini, dibandingkan dengan tahun lalu, meskipun biro umroh, saat ini semakin banyak," sebutnya.

Peningkatan tersebut, lanjut Bayu, kurang lebihnya, 50 persen dari awal tahun lalu. Kemudian, untuk ibadah umroh ini, katanya, ada dua musim yang ada di Arbani Travel.

"Dua musim itu, pada tahun lalu, sekitar bulan Oktober, ada 1.700 jamaah umroh yang kami berangkatkan. Dan tahun ini, masih kami dalam proses hitung, karena masih banyak calon jamaah umroh yang mendatangi biro travel kami," kata Bayu.

Di sisi lain, disampaikan oleh, Kepala Seksi Sistem Informasi Haji pada Bidang Penyelenggaraan haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Abdul Jalil, untuk Kemenag Jateng, biasanya hanya sebagai regulator.

"Kami, hanya bertugas untuk peraturan saja, seperti mengeluarkan surat keputusan ijin operasional PPIU. Sedangkan yang menjalankan atau operasional, adalah biro wisata umroh tersebut," jelasnya.

Dengan begitu, sebut Jalil, segala pengoperasional selama beribadah umroh, menjadi tanggung jawab biro wisata umroh tersebut. Karena semua peraturan dari Kemenag, sudah disampaikan dan terlampir. (hei)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved