Brebes Expo 2019 Dikeluhkan Karena Panas dan Sewa Mahal

Bupati Brebes, Idza Priyanti, secara resmi membuka gelaran Brebes Expo 2019 yang digelar di komplek GOR Sasana Krida Adhi Karsa, Kamis (15/8/2019) mal

Brebes Expo 2019 Dikeluhkan Karena Panas dan Sewa Mahal
m zaenal arifin
Bupati Brebes, Idza Priyanti, melihat-lihat produk unggulan kopi yang dipamerkan dalam Brebes Expo, Kamis (15/8/2019) malam. Hampir separuh stand dalam expo tersebut kosong tanpa peserta. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Bupati Brebes, Idza Priyanti, secara resmi membuka gelaran Brebes Expo 2019 yang digelar di komplek GOR Sasana Krida Adhi Karsa, Kamis (15/8/2019) malam. Brebes Expo tersebut akan berlangsung dari Kamis-Selasa (15-20/8/2019) pekan depan.

Akan tetapi, gelaran expo tak semeriah pembukaannya yang ditandai dengan berbagai pentas tari dan pesta kembang api. Pasalnya, para pengunjung mengeluhkan panasnya lokasi expo yang dikemas tertutup.

"Tempatnya nggak nyaman, panas. Ini saya sampai berkeringat. Kipas anginnya minim hanya ada berapa aja," kata seorang pengunjung, Sulastro (30).

Senada disampaikan pengunjung lain, Komari. Menurutnya, pelaksaan Brebes Expo banyak kekurangan khususnya mengenai tempat. Selain panas, banyak stand yang kosong sehingga terkesan tak meriah.

"Banyak stand kosong, separuh saja yang terisi. Jadi saat masuk lokasi expo, terlihat ramai. Tapi begitu ke dalam, kosong melompong," ucapnya.

Dari pengalamannya, gelaran Brebes Expo 2019 kali ini tak lebih baik dari 2018 lalu. Pada tahun lalu, expo justru menarik karena hampir seluruh stand terisi sehingga tak sepi.

Keluhan tak hanya disampaikan para pengunjung. Peserta Brebes Expo juga mengeluhkan mahalnya harga sewa yang mencapai Rp 5 juta untuk stand yang hanya berukuran 3x3 meter saja.

"Dari sewa Rp 5 juta, kita tawar dan dapat harga Rp 4,5 juta. Itu juga masih terlalu mahal. Apalagi fasilitasnya tak mendukung seperti ini," kata peserta expo dari Perumda Bank Brebes, Sri Winarsih.

Ia mengaku terpaksa mengikuti expo dengan harga tersebut. Karena even expo merupakan program Pemkab Brebes yang digelar melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkopumdag).

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinkopumdag Brebes, Zainudin mengatakan, banyaknya stand yang kosong karena sejak awal panitia menyediakan banyak tempat agar bisa menjaring banyak peserta. Dari target 200 peserta, ia mengklaim telah terisi 130 stand peserta.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved