Dosen Unikal Ini Sebut Sikap Ikut-ikutan Pemicu Lunturnya Cinta Tanah Air Generasi Muda Pekalongan

Sikap ikut-ikutan menjadi tren di kalangan anak muda yang ada di Kota Pekalongan.

Dosen Unikal Ini Sebut Sikap Ikut-ikutan Pemicu Lunturnya Cinta Tanah Air Generasi Muda Pekalongan
Tribun Kateng/ Budi Susanto
Seminar radikalisme di SMKN 3 Kota Pekalongan, Jumat (16/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sikap ikut-ikutan menjadi tren di kalangan anak muda yang ada di Kota Pekalongan.

Perilaku tersebut, dikatakan Yariyanto Dosen Hukum Universitas Pekalongan (Unikal) berdampak pada lunturnya cinta tanah air.

“Cinta tanah air dan bela negara harus memiliki dasar yang kuat, jika prilaku ikut-ikutan terus dilakukan tak khayal jati diri bangsa bisa tergerus,” jelasnya saat mengisi materi radikalisme di SMKN 3 Kota Pekalongan, Jumat (16/8/2019).

Waspada, Sindikat Ini Punya Trik Jual Motor Bekas dengan Harga Baru, Ditangkap saat Masuk Tol Tegal

Unik, Lomba Tarik Bus Meriahkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Terminal Kota Pekalongan

Penyanyi Rock Inka Christie Akan Meriahkan Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Sragen

100 Anggota DPRD Jateng, Hanya 32 yang Hadir Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden Jokowi

Dilanjutkannya, penanaman nilai-nilai Pancasila saat ini perlu dipupuk kembali.

“Untuk mewujudkan generasi muda yang cinta kepada tanah air, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamankan.

Karena generasi muda adalah ujung tombak untuk menjaga kesatuan bangsa Indonesia,” katanya.

Diterangkannya, Pancasila sebagai dasar filosofi bangsa, dan dasar untuk bernegara menjadi penangkal masuknya radikalisme.

“Pancasila tidak boleh dipandang sebelah mata, karena generasi muda Kota Pekalongan memerlukan tembok untuk menangkal datangnya faham radikalisme.

Untuk itu nilai-nilai Pancasila wajib tanamkan kembali,” tuturnya. (bud)

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved