Hendi Total Dukung Jokowi Wujudkan Indonesia Maju di HUT Ke-74 RI

Hendi Total Dukung Jokowi Wujudkan Indonesia Maju Di HUT Ke-74 RI.Poin penting yang disampaikan Joko Widodo dalam pidatonya adalah upaya mencapai visi

Hendi Total Dukung Jokowi Wujudkan Indonesia Maju di HUT Ke-74 RI
ISTIMEWA
Hendi Total Dukung Jokowi Wujudkan Indonesia Maju Di HUT Ke-74 RI 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebagai agenda rutin jelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh Kepala Daerah dan jajaran legislatif di seluruh Indonesia, Jumat (16/8) pagi mendengarkan pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Tidak terkecuali dengan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi beserta jajarannya dan juga seluruh anggota DPRD Kota Semarang yang bersama-sama mendengarkan pidato kenegaraan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang.

Poin penting yang disampaikan Joko Widodo dalam pidatonya adalah upaya mencapai visi besar Indonesia Maju, misalnya terkait terobosan-terobosan yang telah dilakukan pemerintah.

“Terobosan-terobosan baru untuk menjawab harapan rakyat yang makin meningkat. Kita butuh lompatan-lompatan kemajuan untuk meningkatkan kepercayaan dan kecintaan rakyat. Serta meninggalkan cara-cara lama,” tegas Jokowi dalam pidatonya.

Mendukung komitmen Presiden Jokowi, Hendrar Prihadi, usai mendengarkan pidato kenegaraan menyampaikan bahwa hari ini harus lebih baik dari pada kemarin, besok harus lebih baik dari pada hari ini.

Bapak Presiden mengatakan besok tidak hanya lebih baik dari pada hari ini tetapi harus lebih baik dari negara-negara yang lain.

“Demikian pula halnya dengan yang akan kita lakukan di Kota Semarang, kita harus buat lompatan besar sesuai instruksi Bapak Presiden. Kota Semarang besok harus lebih baik dari kota-kota lain", tekad Hendi, panggilan akrab wali kota.

Sementara itu Hendi menambahkan percepatan dalam pembangunan selain melalui APBN dan APBD yaitu dengan menggerakkan pembiayaan dari swasta melalui investasi.

“Setuju juga, bahwa selain percepatan pembangunan selain lewat anggaran Pemerintah APBD ataupun APBN, tidak kalah penting yaitu bagaimana kita menarik investasi masuk ke wilayah kita, terutama Kota Semarang,” jelas Hendi.

Menurut data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPM-PTSP kota Semarang realisasi penanaman modal pada semester I tahun 2019 mencapai Rp15,94 triliun.

Realisasi tersebut tumbuh 14,96% year on year (yoy) dibandingkan penanaman modal pada semester I/2018 sebesar Rp13,86 triliun.

Lebih lanjut Hendi menguraikan strategi untuk meraih capaian tersebut. Menurutnya agar dapat menarik investor harus mempunyai daya jual lewat birokrasi yang mudah, serta kesiapan infrastruktur.

“Dan supaya investor tertarik kita juga harus punya daya jual contohnya dengan birokrasi yang praktis, lebih ramping dan tidak bertele-tele dan tidak ada pungli," lanjut Hendi.

"Infrastrukturnya juga harus siap, seperti jalannya bagus atau tidak rusak, listriknya harus terjamin, cargo baik lewat udara atau pelabuhan harus terjamin baik. Itu yang bisa kita jual untuk menarik investor,” pungkas Hendi.

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved