Mahasiswa Undip Ubah Limbah Sekam Warga Boloagung Jadi Bioarang Briket Sebagai Energi Alternatif

Mahasiswa KKN Undip sukses memanfaatkan limbah pertanian, sekam padi sebagai bahan pembuatan briket di desa Boloagung Kayen Pati Jawa Tengah.

Mahasiswa Undip Ubah Limbah Sekam Warga Boloagung Jadi Bioarang Briket Sebagai Energi Alternatif
Istimewa
Sekam Padi Jadi Briket 

TRIBUNJATENG.COM -- Mahasiswa KKN Undip sukses memanfaatkan limbah pertanian, sekam padi sebagai bahan pembuatan briket di desa Boloagung Kayen Pati Jawa Tengah.

Dengan memanfaat limbah warga desa yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani sehingga bisa dimanfaatkan.

Mahasiswa KKN Undip Tim II,  Raisi Aga (21) memanfaatkan limbah pertanian dari Desa Boloagung berupa sekam padi sebagai bahan pembuatan briket.

"Sekam padi adalah biomassa yang dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan briket. Sekam padi merupakan limbah hasil pertanian dari proses penggilingan padi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal," ujar Raisi, Kamii (15/8/2019).

Menurut data The Potensial of Biomassa Residues as Energy Sources in Indonesia dilaporkan bahwa energi yang dapat dihasilkan dari pemamfaatan sekam padi sebesar 27x109 J/tahun.

Bahan utama yang harus terdapat di dalam bahan baku briket adalah selulosa. Selulosa merupakan senyawa organik yang berada di struktural utama dinding sel yang ditemukan di tanaman hijau. Semakin tinggi kandungan selulosa semakin baik kualitas briket.

Bahan dan peralatan yang perlu disiapkan dalam pembuatan briket adalah sekam padi, bahan perekat berupa tepung kanji, air, panci, pencetak briket, dan toples bekas untuk proses pengarangan.

Tahap pembuatan briket dimulai dari pengarangan sekam padi, lalu perekatan menggunakan tepung kanji, setelah itu mencetak sekam padi, dan penjemuran. 

Briket memiliki arti sebagai bahan bakar padat yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif yang mempunyai bentuk tertentu.

Pembuatan briket bertujuan untuk semua sektor sebagai sumber energi pengganti. Tidak hanya itu manfaat dalam penggunaan briket adalah lebih ramah lingkungan dan lebih murah.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved