Semarak Hari Kemerdekaan HUT ke-74 RI, Warga Petodanan Batang Kompak Cat Rumah Merah Putih

Setiap tahunnya ada berbagai cara warga Indonesia di sejumlah daerah untuk menyambut hari kemerdekaan yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.

Semarak Hari Kemerdekaan HUT ke-74 RI, Warga Petodanan Batang Kompak Cat Rumah Merah Putih
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Suasana kampung Petodanan, Batang yang sudah dihias serba merah putih untuk menyambut hari kemerdekaan, Jumat (16/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Setiap tahunnya ada berbagai cara warga Indonesia di sejumlah daerah untuk menyambut hari kemerdekaan yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.

Seperti warga kampung Petodanan Utara, Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Agar lebih meriah dan berbeda dalam merayakan hari kemerdekaan ke-74 RI ini, mereka sepakat untuk mengecat depan rumahnya berwarna merah putih. .

Di sepanjang jalan kampung juga dihias berbagai ornamen hiasan yang semuanya merah putih sehingga sekarang disebut "Kampung Merah Putih".

Terlihat juga mural peta Indonesia, dan mural semangat kemerdekaan.

Semangat gotong royong dan kekompakan warga juga terlihat saat bersama-sama mengecat jalanan aspal.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga antusias ikut terlibat menghias kampung bahkan dengan gembira mereka mengecat tubuhnya warna merah putih.

Semarak dalam menyambut hari kemerdekaan itu sebagai wujud cinta tanah air serta kekompakan antar warga yang mau secara suka rela mengecat rumahnya.

"Alhamdulillah semua warga antusias sepakat secara sukarela mau mengecat rumahnya dengan warna merah putih, semua kompak justru senang," tutur Ketua Rw setempat, Mulyono kepada Tribunjateng.com,Jumat (16/8/2019).

Dikatakannya, selain untuk memeriahkan hari kemerdekaan menghias kampungbjuga untuk menjaga kebersamaan agar terus kompak.

"Tentu gerakan menghias ini juga untuk menjaga kebersamaan, kekompakan, dan saling membantu antar warga," tuturnya.

Mulyono menjelaskan dalam menghias kampung merah putih selesai dikerjakan dalam waktu sekitar 2 minggu dengan dana Rp 6 Juta dari hasil swadaya warga.

"Karna kita bentuk tim dan secara bergantian mengecat prosesnya sampai tahap finishing sekitar 2 mingguan, untuk dana habis Rp 6 Juta hasil swadaya iuran warga," ujarnya.

Dia berharap dengan warna hiasan serba merah putih warga yang tinggal disekita maupun yang lewat selalu tergugah semangat kemerdekaannya.

"Serba warna kebanggaan merah putih ini bisa menjadi semangat kita, dan warga terus kompak," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved