Breaking News:

Targertkan Penerimaan Pajak Rp 1.861,8 Triliun, Ini 7 Poin Kebijakan Perpajakan 2020

Pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan sebanyak Rp 1.861,8 triliun di akhir tahun 2020.

Editor: galih pujo asmoro
KOMPAS.com/Ruly
Menteri Keuangan Sri Mulyani di GIIAS 2019 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan sebanyak Rp 1.861,8 triliun di akhir tahun 2020.

Angka itu lebih tinggi dibanding outlook penerimaan pajak 2019 sebesar Rp 1.643,1triliun.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tax ratioberada di level 11,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka tersebut naik jika dibandingkan dengan outlook 2019 yakni 11,1 persen terhadap PDB.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan optimalisasi penerimaan negara akan disertai reformasi di bidang perpajakan dalam rangka mendukung perekonomian dan dunia usaha.

Menkeu mengatakan ada tujuh poin kebijakan perpajakan pada tahun 2020.

Pertama, meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Kedua, perbaikan kualitas pelayanan, penyuluhan, dan pengawasan melalui penguatan sistem IT dan administrasi perpajakan.

Ketiga, menyetarakan level playing field. Keempat, perbaikan proses bisnis khususnya dalam hal restitusi Pajak Penambahan Nilai (PPN).

Kelima, implementasi Keterbukaan Informasi Perpajakan (AEoI).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved