HUT Ke-74 RI, Anak Gunung Lawu Berikan Hadiah Bagi Para Pendaki Gunung Lawu yang Punguti Sampah

Komunitas pecinta alam, Anak Gunung Lawu (AGL) mengajak para pendaki Gunung Lawu memungut sampah di jalur pendakian.

HUT Ke-74 RI, Anak Gunung Lawu Berikan Hadiah Bagi Para Pendaki Gunung Lawu yang Punguti Sampah
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Pendaki Gunung Lawu saat memasukan sampah ke dalam trash bag. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Komunitas pecinta alam, Anak Gunung Lawu (AGL) mengajak para pendaki Gunung Lawu memungut sampah di jalur pendakian.

Kegaitan bertajuk sampah berhadiah itu merupakan serangkaian acara upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati HUT ke-74 RI.

"Sampah berhadiah dilatarbelakangi keprihatinan kita sebagai pecinta alam, bagaimana memotivasi para pecinta alam untuk membawa turun sampah atau membawa sampah yang dijumpai (jalur pendakian Gunung Lawu)," kata Sekretaris AGL, Riski kepada Tribunjateng.com, Sabtu (17/8/2019).

Riski menuturkan, esensi bagi para pecinta alam adalah merawat dan memelihara lingkunganya.

Hari Kemerdekaan Ke-74 Republik Indonesia, Para Pendaki Upacara Bendera di Gunung Lawu

"Sangat memalukan apabila para rekan-rekan pecinta alam masih banyak yang lalai untuk membawa kembali sampah yang dibawa. Kita berusaha mencetak karakter pemuda atau pencinta alam yang bijaksana serta saling menghormati sesuai kode etik pecinta alam," tuturnya.

Ia mengatakan, secara keseluruhan ada sekitar 800 trash bag atau kantong plastik dibagikan kepada para pendaki Gunung Lawu.

"500 trash bag dibagikan setelah upacara pengibaran bendera. Kemudian saat pemberangkatan kemarin pagi, sekitar 300 trash bag dibagikan saat pendaki regitrasi di basecamp Cemoro Kandang," terangnya.

Sampah yang dimasukan ke dalam kantong plastik tersebut, selanjutnya ditukar dengan kupon saat para pendaki tiba di basecamp.

"Ada voucher belanja, peralatan gunung (mendaki) dan voucher menginap," ungkapnya.

Pura-pura Melapor, Seorang Pria Bacok Petugas di Polsek Wonokromo Surabaya

Ia berharap kedepannya dapat merangkul organisai pecinta alam, relawan dan SAR untuk gotong-royong merawat Gunung Lawu.

Begitu pula kegiatan sampah berhadiah, bukan tidak mungkin dapat dilakukan di jalur pendakian lainnya seperti Cemoro Sewu, ceto serta Singo Langu.

Adapun dalam kegiatan ini selain bekerja sama dengan para relawan Reco dan Paguyuban Giri Lawu (PGL).

Selanjutnya Ketua AGL, Rusdianto mengungkapkan, serangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-74 seperti sampah berhadiah ialah upaya membangkitkan niat membersihkan Gunung Lawu.

"Minimal kita mengadakan kegiatan ini ada manfaatnya untuk lingkungan," paparnya.

Seorang Kakak Suruh Adiknya Mencuri, Hasilnya untuk Sewa Perempuan, Sang Adik Tak dapat Apa-apa

Sementara itu saat ditanya terkait kegiatan sampah berhadiah, peserta asal Madiun, Danang Ari Kusumo (23) mengatakan, kegiatannya bagus, mengajak bersama-sama merawat dan melestarikan alam di Gunung Lawu. (ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved