Puluhan Ribu Orang Hadiri Kegiatan Bershalawat di Kajen, Bupati Pekalongan: Jaga Keutuhan NKRI

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberikan tausyiah kebangsaan kepada puluhan ribu masyarakat yang hadir agar selalu menjaga keutuhan NKRI.

Puluhan Ribu Orang Hadiri Kegiatan Bershalawat di Kajen, Bupati Pekalongan: Jaga Keutuhan NKRI
ISTIMEWA
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberikan sambutan saat bershalawat untuk NKRI di Lapangan Tanjung Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Kota Pekalongan menggelar kegiatan menyemarakan HUT ke-74 Republik Indonesia di Lapangan Tanjung Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan, Sabtu (17/8/2019) malam.

Kegiatan yang digelar untuk menanamkan semangat patriotisme yang didasari nilai-nilai keagamaan kepada generasi penerus, yakni Pengajian Mauid Nabi Muhammad SAW dan Kirab Merah Putih. 

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberikan tausyiah kebangsaan kepada puluhan ribu masyarakat yang hadir agar selalu menjaga keutuhan NKRI, jaga persatuan, jaga merah putih dan mengajak para generasi penerus untuk bisa melanjutkan perjuangan dengan cara belajar.

"Saya harap untuk para generasi penerus untuk selalu belajar yang rajin, giat, tekun dan semangat mencari ilmu. Ilmu itu yang nantinya bisa membangun masyarkat Kabupaten Pekalongan lebih baik lagi," kata Bupati.

Pelaku Penyerangan Polsek Wonokromo Surabaya, Profesi Sehari-hari Pedagang Sempol

Asip mengungkapkan sebagai warga Kabupaten Pekalongan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI dengan cara pengajian, karena keunggulan Kajen dijuluki Kota Santri harus terus menjaga budaya dan tradisi sebagai warga Kota Santri.

"Di Kabupaten Pekalongan banyak sekali pondok pesantren, seperti di Simbang Kulon Kecamatan Buaran yang rata-rata anaknya mendapatkan sekolah tentang agama. Tradisi ini harus kita jaga," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Pekalongan mempunyai program yaitu anak-anak yang bersekolah di sekolah negeri nantinya akan diberikan muatan pelajaran tentang keagamaan.

"Yang bersekolah di sekolah negeri jangan khawatir, karena penamaman ilmu agama Islam sudah kita berikan, salah satunya dengan mengaji," ujarnya.

Hasil Liga Spanyol - 10 Pemain Real Madrid Lumat Celta Vigo

Bekal itulah yang nantinya bisa membantu untuk menuju keselamatan baik di dunia dan akhirat.

Tidak lupa Bupati Asip meminta kepada masyarakat yang hadir untuk mendoakan kepada para pejabat, anggota DPRD yang baru dilantik, Habaib, ulama serta masyarakat Kabupaten Pekalongan.

"Pejabat sudah kita doakan, para ulama juga sudah, masyarakat Kabupaten Pekalongan tentu saja. Dan teman-teman saya yang masih jomblo setelah pulang pengajian ini agar bisa mendapatkan jodoh, Amin." Cetusnya.

Pengajian yang diikuti oleh puluhan ribu masyarakat, TNI, dan Polri, menghadirkan pembicara Gus Muwafiq dari Jogja dan Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya. (dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved