Berawal Menjadi Reseller, Ampuh Kurniawan Warga Pekalongan Kini Jadi Miliarder

Kurniawan, pengusaha di bidang textil merupakan warga Dukuh Krajan, Desa Sokosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan.

Berawal Menjadi Reseller, Ampuh Kurniawan Warga Pekalongan Kini Jadi Miliarder
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Para pekerja di tempat Ampuh Kurniawan sedang mengemas celana jeans wanita yang sudah dipesanan via online, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - “Jika ingin sukses menjadi pengusaha, harus memperhatikan tren barang yang populer di pasar online,” ujar Ampuh Kurniawan (33) satu di antara miliarder asal Pekalongan kepada Tribunjateng.com.

Kurniawan, pengusaha di bidang textil merupakan warga Dukuh Krajan, Desa Sokosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan.

Usahanya yang dipusatkan di tempat tinggalnya kini beromzet sekitar Rp 3,5 miliar perbulan.

Kini Kurniawan memiliki 200 pekerja yang membantunya memproduksi celana jean khusus wanita.

Ampuh Kurniawan menunjukkan produk celana jean wanita yang ia buat, Senin (19/8/2019).
Ampuh Kurniawan menunjukkan produk celana jean wanita yang ia buat, Senin (19/8/2019). (TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO)

Kurniawan sendiri awalnya merupakan karyawan di Perusahaan BUMD, untuk kemudian ia memilih mengundurkan diri dan mengembangkan bisnis.

“Sembari bekerja di Perusahaan BUMD pada 2010 lalu saya mencoba memasarkan celana jean wanita, waktu itu saya membeli beberapa celana dan saya pasarkan bersama istri,” paparnya, Senin (19/8/2019).

Dengan modal awal satu lusin celana, Kurniawan memberanikan diri menjamah pasar online guna memasarkan dagangannya.

“Awalnya ya berat tapi saya konsisten, karena progresnya baik saya mengambil barang lebih banyak, dan mengajukan pembayaran secara tempo ke pembuat celana di Pekalongan,” ujarnya.

Pemuda 33 tahun itu tak menyangka, berkat pasar online bisnisnya terus melesat dengan omset miliaran rupiah setiap bulannya.

“Dari 2010 saya terus melakoni bisnis tersebut, akhirnya 2018 lalu saya memutuskan keluar dari tempat saya bekerja dan menekuni bisnis celana jean wanita ini. Kalau sekarang barang yang saya jual bisa mencapai 1.500 hingga 3.000 celana setiap harinya,” tuturnya.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved