Jaksa Kejari Yogyakarta Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek TP4D
KPK menyebut, OTT yang dilakukan terhadap jaksa pada Kejari Yogyakarta bersama tiga orang lainnya diduga terkait suap proyek
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut, operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terhadap jaksa pada Kejari Yogyakarta bersama tiga orang lainnya diduga terkait suap proyek.
"Diduga terkait proyek yang diawasi oleh Tim Pengawalan, Pengamanan, Pemerintahan, dan Pembangunan Pusat-Daerah (TP4D)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin.
KPK melakukan OTT terhadap empat orang tersebut di Yogyakarta, Senin.
Empat orang yang ditangkap itu terdiri dari unsur jaksa, rekanan atau swasta, dan pegawai negeri sipil (PNS).
Selain itu, KPK mengamankan sejumlah uang sekitar Rp100 juta dalam OTT tersebut.
"Ada sejumlah uang sekitar Rp100 juta," ucap Febri.
Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut.
Sebelumnya, Satgas KPK dikabarkan melakukan giat operasi senyap di Yogyakarta.
Febri pun membenarkan OTT yang digelar pada hari ini.
"Ya ada kegiatan OTT (Operasi Tangkap Tangan) di Jogja," ujar Febri kepada pewarta, Senin (19/8/2019).
Febri membeberkan, dalam giat OTT kali ini, Tim Satgas KPK mencokok 4 orang.
Selain itu, tim juga mengamankan sejumlah uang senilai Rp100 juta.
Akan tetapi, Febri belum bisa praktik rasuah yang menjerat 4 orang tersebut.
"Ada sekitar 4 orang yang diamankan dan sejumlah uang. Dari unsur jaksa, rekanan, dan PNS," ungkapnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul OTT Jaksa di Yogyakarta oleh KPK Terkait Proyek TP4D
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/juru-bicara-kpk-febri-diansyah-di-kantor-kpk-jakarta-selatan-kamis-2062019.jpg)