Kapolri: Penyerang Polsek Wonokromo Terpapar Radikalisme dari Internet

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa IM (30) tersangka kasus penyerangan polisi di Polsek Wonokromo

Kapolri: Penyerang Polsek Wonokromo Terpapar Radikalisme dari Internet
surya.co.id/istimewa
Tangkapan layar pelaku penyerangan Mapolsek Wonokromo Kota Surabaya, Sabtu (17/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa IM (30) tersangka kasus penyerangan polisi di Polsek Wonokromo, Jawa Timur terkena self radicalization.

Pelaku menurut Tito terkena paparan paham radikal melalui materi yang didapatkan sendiri melalui internet‎.

"Sementara info saya dapat dari Densus 88 maupun Polda Jatim, tersangka ini terkena self radicalism, radikalisasi diri sendiri karena lihat online, dari gadget internet," ujar Tito di kediaman Ketua DPD, Oesman Sapta Odang Jalan Karang Asem, Setiabudi, Jakarta, Minggu, (18/8).

Pelaku yang kini diperiksa di Densus 88, mengikuti kajian radikal yang ia dapatkan melalui media online.

Kajian yang diikutinya itu memunculkan pemahaman jihad dengan menyerang polisi karena dianggap kafir harbi.

"Karena (polisi) sering lakukan penegakan hukum kepada mereka sehingga bagi dia melakukan serangan kepada kepolisian bisa dapat pahala menurut versi yang bersangkutan," ujarnya.

Menyusul kejadian di Polsek Wonokromo, lanjut Kapolri, pihaknya akan mengevaluasi sistem keamanan di setiap kantor polisi, baik itu ditingkatkan Polsek, Polres, maupun Polda.

Evaluasi dilakukan setelah adanya penyerangan di Polsek Wonokromo, Jawa Timur oleh tersangka terorisme berinisial IM.

"Kita evaluasi sistem keamanan Polres Polsek termausk Polda, karena Polda riau pernah diserang," kata Tito.

Tito mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk mengembangkan kasus penyerangan Polsek Wonokromo. Menurutnya siapapun yang terkait penyerangan anggota polisi tersebut akan diburu petugas.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved