Zulkifli Hasan Ingin Mahasiswa Unnes Bisa Mandiri

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan Meminta mahasiswa untuk bisa mandiri sejak perkuliahan. Saat ini, banyak generasi muda sukses sebelum menginjak 30 tahun.

Zulkifli Hasan Ingin Mahasiswa Unnes Bisa Mandiri
ISTIMEWA
Zulkifli Hasan menjadi inspirator pemateri di PPAK Unnes 2019, di lapangan Prof. Dirham, kompleks Unnes Gunungpati, Semarang, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan Meminta mahasiswa untuk bisa mandiri sejak perkuliahan. Saat ini, banyak generasi muda sukses sebelum menginjak 30 tahun. Ia ingin para mahasiswa mencontohnya.

Hal itu diungkapkan Zulkifli Hasan saat ditemui usai memberikan wejangan inspirasi mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (Unnes) di program pengenalan akademik dan kemahasiswaan (PPAK) Unnes 2019 di lapangan Prof. Dirham, kompleks Unnes Gunungpati, Semarang, Senin (19/8/2019).

"Memberikan inspirasi ke adik-adik. Saya diundang Unnes, karena saya dapat Doktor kehormatan di sini," jelasnya.

Menurutnya, para mahasiswa yang diterima harus bersyukur berkuliah di Unnes. Sebab, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum berkesempatan mengenyam bangku kuliah.

"Pesan saya harus bersungguh-sungguh, optimalkan yang diberikan Tuhan," ungkapnya.

Menurutnya rata-rata mahasiswa baru berusia 18-19 tahun. Usia tersebut menurutnya sudah pas untuk menjalani hidup secara mandiri.

"Belajar dan praktik harus seiring. Sambil kuliah bisa mencoba jadi orang sukses," katanya.
Pesan lain yang ia ungkapkan di antaranya pesan kebangsaan, di mana gelaran Pilpres maupun Pileg beberapa waktu lalu ialah salah satu jalan untuk bersatu, bukan memecahbelah.

"Karena sudah usai, kita bersatu lagi membantu pemerintah sukses," jelasnya.

Adapun PPAK diikuti 7.790 mahasiswa baru Unnes.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unnes, Prof. Zaenuri menjelaskan jumlah mahasiswa baru itu terdiri dari 7.071 mahasiswa program sarjana dan diploma, serta 719 mahasiswa program pascasarjana.

"Dari mahasiswa baru program sarjana, 1.356 di antaranya memperoleh beasiswa Bidikmisi," kata dia.

Dari 7.790 mahasiswa baru, terdapat 15 mahasiswa asing. Mereka terbagi dalam program sarjana dan juga program magister.

"Di antaranya berasal dari Turkmenistan, Thailand, Malaysia, Yaman, Libya, dan lain-lain," ungkapnya.
Menurut Prof. Zaenuri, di PPAK Unnes ini para mahasiswa baru diberi berbagai materi pendidikan.

Di antaranya nilai dasar bela negara, konservasi, hingga idelogi Pancasila. Pemberian materi ini, menurutnya agar para mahasiswa semakin mencintai serta mengimplementasikan nilai-nilai yang ada di Pancasila.

"Kami ingin mahasiswa mencintai negeri ini. Dan juga terbebas dari ideologi-ideologi lain semisal terorisme, HTI, dan lain-lain," ungkapnya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved